Pengakuan janggal Pemutilasi di Pasar Besar Malang: Kenalan hingga Pesan Terakhir Korban

Sugeng (49), terduga pelaku mutilasi mayat wanita berusia 34 tahun di Pasar Besar Malang memberi pengakuan janggal setelah tertangkap.

Pengakuan janggal Pemutilasi di Pasar Besar Malang: Kenalan hingga Pesan Terakhir Korban
Istimewa Polres Malang Kota/TribunJatim.com Aminatus Sofya
Pengakuan Pemutilasi Pasar Besar Malang. 

TRIBUNBATAM.id - Sugeng (49), terduga pelaku mutilasi mayat wanita berusia 34 tahun di Pasar Besar Malang memberi pengakuan janggal setelah tertangkap.

Sugeng, terduga pelaku mutilasi di Pasar Besar Malang ditangkap pada Rabu (15/5/2019).

Sugeng ditangkap oleh anggota polisi seusai anjing pelacak menyisir di sekitar lokasi kejadian penemuan mayat korban mutilasi di Pasar Besar Malang.

"Terduga pelaku ditangkap petugas pada pukul 15:30 WIB, usai anjing pelacak menyisir daerah tersebut," ujarnya.

Drama Korea Baru My Absolute Boyfriend yang Dibintangi Yeo Jin Goo, Cek Sinopsisnya

Baru Dirilis, Segini Harga Realme X yang Punya Kamera Selfie Pop-up, Cek Spesifikasi Lengkapnya

Ramalan Zodiak Besok, Jumat 17 Mei 2019, Cancer Dapat Promosi, Sagitarius Dipuji Bos

Download Lagu MP3 Wali Band Kuy Hijrah, Lagu Religi Ramadan 2019 di Android dan iPhone

 

Lokasi tempat ditemukannya potongan tubuh korban mutilasi di parkiran lantai II Pasar Besar Kota Malang. Foto ini diambil dari kios milik Samsul Arifin, pedagang di Pasar Besar yang mencium bau busuk dari atas kiosnya, Selasa (14/5/2019).
Lokasi tempat ditemukannya potongan tubuh korban mutilasi di parkiran lantai II Pasar Besar Kota Malang. Foto ini diambil dari kios milik Samsul Arifin, pedagang di Pasar Besar yang mencium bau busuk dari atas kiosnya, Selasa (14/5/2019). (SURYA/RIFKY EDGAR)

Dijelaskan AKBP Asfuri, Sugeng ditangkap di depan Panca Budhi.

Penangkapan Sugeng bermula ketika anjing pelacak meninggalkan lokasi usai lama berdiam diri di depan Toko Santoso.

Setelah anjing itu pergi, tak berselang lama ada seorang pria yang mengenakan jaket hitam dan kaus berwarna oranye duduk di lokasi tempat anjing itu berdiam lama.

Kemudian, seorang petugas yang masih berada di depan Panca Budhi memanggil nama Sugeng.

Orang tersebut kemudian menoleh dan petugas langsung menangkap orang yang bernama Sugeng tersebut.

"Jadi petugas ada yang iseng aja manggil Sugeng. Orang tersebut menoleh dan menjawab 'iya'," terang AKBP Asfuri.

Halaman
1234
Editor: Rio Batubara
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved