Gibran Rakabuming Singgung Film Sexy Killers dan Sebut Soal Komisaris Batu Bara
Gibran Rakabuming tampak mempromosikan usaha terbaru milik sang adik, Ternakopi, di media sosial Twitter, pada Jumat (17/5/2019).
TRIBUNBATAM.id- Kedua putra Presiden Jokowi Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, sering menjadi perbincangan publik.
Keduanya kerap menjadi sorotan masyarakat karena tingkahnya yang antik.
Selain dikenal dengan proyek bisnis kulinernya masing-masing, mereka juga dikenal aktif dalam bersosial media terutama Twitter.
Tak jarang keduanya didapati saling lempar komentar dalam akun Twittermenanggapi tweet para netizen.
Belakangan ini keduanya kembali membuat para netizen seakan mendapat hiburan di Twitter dari kedua putra Presiden Jokowi ini.
Dalam sosial media Twitter putra Presiden Jokowi, si bungsu Kaesang Pangarep dan si sulung Gibran Rakabuming kembali berdebat soal bisnis belum lama ini.
• SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming Indosiar Persib Bandung vs Persipura Jayapura di Liga 1 Malam Ini
• Potong Tubuh Ikan Duyung Lalu Dimasak, Warga Dompak Tanjungpinang DIperiksa Polisi
• Arief Poyuono Ajak Pendukung 02 Tak Bayar Pajak, Begini Reaksi Sandiaga Uno : Saya Tidak Setuju
• Awas! Ini 5 Gejala Awal Kulit Keracunan Matahari, Satu di Antaranya Kulit Memerah atau Ruam
Memang ini bukanlah yang pertama, keduanya sudah sering berdebat apapun yang ditulis di Twitter.
Kali ini mereka berdua mendebatkan bisnis kuliner yang masing-masing mereka jalankan.
Kakak beradik itu bahkan sudah memiliki beberapa usaha kuliner, mulai dari Sang Pisang, Markobar, hingga yang terbaru Ternakopi.
Pada awalnya dimulai oleh sang kakak, Gibran Rakabuming yang tampak mempromosikan usaha terbaru milik sang adik, Ternakopi, di media sosial Twitter, pada Jumat (17/5/2019).
Namun tiba-tiba saja Gibran menyinggung soal komisaris batu bara.
Dilansir Gridhot.ID dari TribunJakarta.com, Gibran menyinggung masalah komisaris batu bara karena sebelumnya beredar rumor bahwa kedua putra presiden Jokowi ini dipandang sebagai komisaris perusahaan batu bara yang beredar di film dokumenter Sexy Killer.
• Hasil Kualifikasi MotoGP Prancis - Marc Marquez Raih Pole, Valentino Rossi Menyodok
• Viral Prabowo ke Luar Negeri, Imigrasi: Sudah Kembali Malam Hari
• Persib Bandung vs Persipura Live di Indosiar Jam 20.30, Nonton Tanpa Buffer
• Ini 5 Hal yang Sebaiknya Tidak Dilakukan Ketika Memakaikan Popok Cuci Ulang pada Si Kecil
Film Sexy Killer merupakan film dokumenter besutan Watchdoc Image yang membahas mengenai protes penggunaan energi batu bara dan juga Pembangkit Listrik Tenaga Uap.
• Ribuan Bobotoh Persib Bandung Minta Pintu Gerbang Stadion Dibuka
• Begal di Batam, Sempat Tawari Minum kepada Ira Trisusanti, Berikut Kesaksian Security Hotel Vista
• Merry Ungkap Fakta di Balik Belanjaan Lala Pengasuh Rafathar: Diberi Bumbu-bumbu Biar Lebih Seru
• Periksa Dua Orang Saksi, Polisi Dalami Kasus Begal di Sekitar Jalan keluar Hotel Vista Batam
Dalam film yang sempat membuat kontroversi belakangan waktu lalu itu, disebutkan bahwa Jokowi memiliki saham dalam pembangunan proyek batu bara dan PLTU.
Dijelaskan bahwa Jokowi memiliki sebuah perusahaan bernama PT Rakabu Sejahtera yang didirikan pada 2009 dengan modal Rp 31 miliar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/gibran-dan-kaesangwatchdog.jpg)