Terbongkar Ini Rahasia Tiket Murah AirAsia saat Maskapai Domestik Berlomba Pasang Tiket Mahal

Presenter Raffi Ahmad membuat keluarganya heboh setelah mengajukan sebuah permintaan yang mengejutkan

foto/wikipedia
Pesawat Air Asia 

TRIBUNBATAM.id -  Saat pemerintah pusing menurunkan harga tiket pesawat hingga rela menawarkan insentif bagi maskapai berbiaya murah atau low cost carrier ( LCC) yang mengikuti anjuran ini, AirAsia Indonesia terlihat santai.

AirAsia Indonesia sebagai salah satu maskapai LCC menyebut pihaknya sudah lebih dulu menurunkan harga tiket pesawat sebelum ada anjuran pemerintah.

 

"Kami sudah turunkan harga kami, selama ini kami selalu yang terjangkau," ujarnya Direktur Utama AirAsia Indonesia Dendy Kurniawan, Jakarta, Senin (25/6/2019).

"Kami buktikan dengan presentasi kami tadi di kuartal pertama ini (harga tiket) bahkan lebih rendah dari kuartal pertama tahun lalu," sambung dia.

Tidak hanya itu kata Dendy, AirAsia Indonesia juga kerap memberikan promo-promo kepada masyarakat sehingga harga tiket menjadi lebih murah.

 

Dendy mengatakan, pihaknya memastikan harga jual tiket AirAsia Indonesia tidak akan melebihi tarif batas atas atau di bawah tarif batas bawah.

''Untuk menjawab pertanyaan itu saya bisa sampaikan bahwa harga kami, tarif kami AirAsia Indonesia masih yang paling terjangkau saya rasa," kata dia.

SUDAH JUAL TIKET MAHAL LION GROUP TETAP KESULITAN KEUANGAN 

Celakanya meski maskapai domestik Lion Group sudah menjual tiket mahal, kabar tak sedap terkait kondisi keuangan maskapai Lion Air.

PT Lion Mentari Airlines telah mengajukan permohonan untuk penundaan pembayaran jasa kebandaraan di kuartal I kepada PT Angkasa Pura I (Persero).

Jasa tersebut melingkupi seluruh bandara di bawang pengelolaan PT Angkasa Pura I.

Penundaan ini dilakukan untuk masa waktu Januari hingga Maret tahun 2019 ini. 

Berdasarkan surat permohonan yang diterima Kontan.co.id, manajemen Lion Air menyebut penundaan disebabkan tekanan di industri penerbangan sejak tahun lalu.

Pendapatan yang tidak tercapai akibat rendahnya harga jual dan kenaikan-kenaikan biaya yang meningkat menjadi sebab utama.

"Terkait dengan itu, Lion Air sudah melakukan rapat dan menyampaikan surat (kepada AP I). Kondisi sebelumnya dikarenakan ada tantangan bisnis penerbangan," ujar Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic Lion Air kepada Kontan.co.id, pekan lalu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved