BI Diprediksi Belum Pangkas Bunga, IHSG Berpeluang Menguat Pekan Depan
Pergerakan IHSG di pekan depan, akan dipengaruhi hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk menentukan arah suku bunga pada 18 Juli
TRIBUNBATAM.id - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di pekan depan, akan dipengaruhi hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk menentukan arah suku bunga pada 18 Juli mendatang.
Vice President Research Artha Sekuritas Frederik Rasali memprediksi, BI masih akan menahan bunga acuan, sehingga ruang penguatan IHSG masih terbuka.
BI sendiri menyatakan bisa saja menurunkan suku bunga apabila ada kesempatan.
Ini sejalan dengan sinyal The Fed yang memberi isyarat kuat memangkas bunga.
• HP ANDROID 2019 - Oppo A5s vs Samsung A20, Dibandrol Rp 1,9 Juta Dengan Dual Kamera Belakang
• Ramalan Zodiak Besok Senin 15 Juli 2019, Pisces Dihantui Ketakutan, Libra Ketemu Calon Pacar
• Ingin Merintis Bisnis Event Organizer? Yuk Perhatikan 4 Tips Ini
• Ingin Membeli Rumah Sitaan? Yuk Simak dulu Tips Ini
Namun, Frederik menilai keputusan BI untuk menurunkan suku bunga tak mudah karena dampaknya cukup besar bagi perekonomian.
Sebab apabila BI menurunkan suku bunga dan ternyata The Fed tidak menurunkan, maka rupiah bisa melemah dan menyebabkan neraca perdagangan semakin tertekan.
"Sehingga saya lebih yakin penurunan dilakukan setelah The Fed menurunkan suku bunga," jelas Frederik kepada Kontan.co.id, Jumat (12/1).
Rapat FOMC The Fed baru akan diadakan pada akhir bulan ini atau lebih tepatnya 30-31 Juli. Sehingga saat RDG BI yang berlangsung 18 Juli 2019 nanti mesti lebih berhati-hati.
Frederik memprediksi, pekan depan pergerakan IHSG akan di kisaran 6.350 hingga 6.500. Jumat lalu (12/7), IHSG ditutup menguat 0,68% ke level 6.373,35.