BATAM TERKINI

61 Ekor Sapi Tak Punya Surat Kesehatan Masuk Batam Lewat Pelabuhan Tak Resmi

61 ekor sapi masuk Batam tanpa dilengkapi surat kesehatan masuk ke Batam lewat pelabuhan tak resmi, ini tindakan Kepala DKPP Batam.

TRIBUNBATAM.ID/DEWI HARYATI
61 ekor sapi asal Dumai, Riau tertahan di pelabuhan tak resmi di Sei Harapan, Sekupang, Batam, Kepri, Jumat (12/7/2019) sore. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Menjelang perayaan Idul Adha, makin banyak hewan kurban yang masuk ke Batam.

Pada Jumat lalu, 61 ekor sapi masuk Batam tanpa dilengkapi surat kesehatan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Batam, Mardanis menyebutkan pihaknya tetap melakukan pengecekkan secara ketat.

Semua hewan harus melalui izin karantina dan jelas dari surat asalnya.

"61 ekor sapi itu kami suruh balik lagi ke kandang daerah asalnya," ujar Mardanis di Kantor Pemerintah Kota Batam Lantai 4, Selasa (16/7/2019).

Ironisnya lagi, 61 ekor sapi ini tak ada izin laboratorium yang resmi yang menyatakan sapi tersebut dinyatakan sehat.

Pihaknya mengimbau kepada si peternak untuk melengkapi izinnya terlebih dahulu.

Mantan Kapolda Kepri Lolos Calon Komisioner KPK Yotje Mende Bertugas 1,3 Tahun di Kepri

DAFTAR Lokasi dan Alamat Puskesmas di Kota Batam Provinsi Kepri

Datang dengan Pesawat Pribadi Temui Nelayan, Menteri Susi Pudjiastuti Disambut dengan Pawai Pompong

Dua PNS Rekam Adegan Mesum Ditangkap Polisi, Sama-sama Sudah Berkeluarga dan Punya Anak

Sementara itu, menjelang Hari Raya Idul Adha, Agustus mendatang, untuk Batam, kata Mardanis, membutuhkan 1.500 an ekor sapi dan kambing 6.000an. Berdasarkan data, pasokan yang ada di Batam memang masih belum memenuhi kebutuhan.

"Rata-rata hewan kurban masuk dari Bali, Lampung dan Jambi. Ada juga yang baru masuk. Seperti hari ini ada yang di Bengkong," katanya.

Pemberitaan sebelumnya 61 ekor sapi asal Dumai, Riau, ditolak masuk ke Batam. Penasehat Asosiasi Pedagang Hewan Ternak Batam, Muhammad Musofa mengatakan, penolakan dilakukan pihak terkait karena tidak dilengkapi dokumen resmi.

Diketahui dari dokumen Karantina, mestinya sapi-sapi itu ditujukan ke Tanjung Batu, Karimun, bukan ke Batam.

"Dari surat berlabuhnya kapal tujuan Batam, juga tak disebutkan di pelabuhan mana," kata Musofa kepada Tribun.

Dari informasi yang didapatnya, 61 ekor sapi itu dikembalikan ke daerah asalnya Sabtu.

Sebelumnya, puluhan ekor sapi sempat tertahan di pelabuhan tak resmi di Sei Harapan, Sekupang, Batam, Kepri, sejak Jumat (12/7/2019) lalu.

Sapi-sapi yang diangkut dengan kapal kayu itu, masuk ke Batam tanpa dilengkapi dokumen resmi.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved