BATAM TERKINI
Jalan Lurus dan Mulus, Jalan Dua Jalur Muka Kuning Sei Beduk Batam Rawan Kejahatan, Kenapa?
Jalan dari arah Muka Kuning ke Tanjungpiayu, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, Provinsi Kepri sekarang mulus dan lebar namun disebut rawan kejahatan.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dua tahun setelah jalur dua Muka Kuning Tanjungpiayu, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, Provinsi Kepri dibangun, jalan tersebut belum juga dilengkapi lampu jalan.
Akibatnya, jika malam tiba, jalanan dari arah pintu satu Bidadari sampai pintu empat Bida Ayu Sei Beduk gelap gulita.
Jalur dua jalur di Tanjungpiayu tersebut dibangun 2017 lalu, dan sudah satu tahun digunakan oleh warga sekitar untuk berlalu lalang.
Namun, hingga kini belum juga dipasang lampu jalan.
Tak adanya lampu tersebut membuat suasana malam hari gelap dan sering terjadi tindakan kriminal, seperti jambret dan perampasan.
"Jalan ini kan lurus, sudah gitu jalannya mulus, jadi pelaku kriminal, lebih leluasa melancarkan aksinya," kata Pedro, warga Bidaayu, Selasa (30/7/2019).
Sementara, Debi, warga Mangsang juga mengaku khawatir jika melewati jalur tersebut di malam hari.
• BREAKINGNEWS - Awas! Jalan Licin di Jalan Brigjen Katamso Batuaji Akibat Tumpahan Oli
• BREAKINGNEWS - Protes Listrik Byar Pet, Sejumlah Mahasiswa STIE Ibnu Sina Pecah dan Tendangi TV
• Lolos di Bandara RHF Tanjungpinang, Bidan Bintan Kurir Sabu Tak Berkutik di Hang Nadim Batam
• Bidan Puskesmas Bintan Tertangkap Bawa Sabu di Hang Nadim Batam saat Akan ke Palembang
"Kalau malam takut juga sih, karena gelap, terus banyak juga simpang. Takut ada yang lewat, terus kita tabrak,"kata Debi.
Dia juga berharap jalan tersebut agar dilasang lampu jalan."Ya lampu jalannitu kan yang bayar masyaramat, tapi kok belum dipasang juga,"katanya.
Dia juga mengatakan kalau kondisi gelap banyak hal hal yang bisa terjadi."Banyaklah,"katanya.
Mengenai pemasangam lampu jalan tersebut, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Yumasmur yang dikonfirmasi tribunbatam.id, belum memberikan jawaban.
"Nanti dulu ya, saya lagi rapat," kata Yumasnur. (Tribunbatam.id/Ian Sitanggang)