Kanal

Reaktor Nuklir Ditutup, Bursa Saham Jepang Anjlok

TOKYO, TRIBUNNEWS - Mayoritas saham di bursa Jepang melorot,pagi ini (9/5). Penurunan tersebut terjadi setelah beredar spekulasi bahwa permintaan pemerintah untuk menutup lokasi reaktor nuklir yang dekat dengan lokasi gempa akan memukul perekonomian negeri matahari terbit itu.

Pada pukul 10.08 waktu Tokyo, indeks Nikkei 225 Stock Average turun 0,5 persen menjadi 9.812,11, sedangkan indeks Topix turun 0,4 persen menjadi 853,14.

Sejumlah saham yang memengaruhi bursa Jepang di antaranya Chubu Electric Power Co yang anjlok 11 persen, Tohoku Electric Power turun 1,7 persen, dan Toyota Motor Corp yang turun 0,8 persen.

"Banyak sekali produk industri, seperti suku cadang mobil dan elektronik, diproduksi di distrik Chubu. Ketidakpastian mengenai kebijakan pemerintah terhadap tenaga nuklir menjadi sentimen negatif bagi pasar saham," urai Kazuhiro Takahashi, General Manager Daiwa Securities Capital Markets Co di Tokyo.

Editor: Rimna Sari Bangun
Sumber: Kompas.com

Gadis di Sumbar Diperkosa Teman Pacar saat Kelelahan Mendaki Gunung hingga Akhirnya Tewas

Berita Populer