Kanal

Apakah Bisa Pihak Lelaki Batalkan Perkawinan karena Dipaksa Menikahi Wanita yang Telah Hamil?

Buku Nikah. Foto Ilustrasi - Tribunnews Batam / Istimewa

Pertanyaan:

Selamat pagi Tribun Batam. Apakah bila seseorang dipaksa menikahi wanita hamil, lalu bisakah pihak laki-laki membatalkan perkawinan itu? Karena jujur, saya dipaksa orang tua cewek. Padahal setelah dicek DNA, memang tidak ditemukan kesamaan DNA saya dan janin yang masih di dalam rahim. Artinya, bukan saya ayah dari janin yang dimaksud. Mohon pencerahan kepada kami. Terima kasih, wassalam...wr....wb...

Pengirim :+62812635353xxxx

Jawaban:

Baik, mengenai Anda yang dipaksa menikahi teman kencan Anda karena ia hamil, serta salah sangka karena ternyata yang dikandung oleh wanita tersebut juga bukan anak Anda, hal ini dapat menjadi alasan pembatalan perkawinan.

Perkawinan dapat dibatalkan apabila para pihak tidak memenuhi syarat-syarat untuk melangsungkan perkawinan. Adapun syarat-syarat perkawinan yang dimaksud, antara lain adalah perkawinan harus didasarkan atas persetujuan kedua calon mempelai.

Persyaratan ini ada dikarenakan perkawinan mempunyai maksud agar suami dan isteri dapat membentuk keluarga yang kekal dan bahagia, dan sesuai pula dengan hak azasi manusia, maka perkawinan harus disetujui oleh kedua belah pihak yang melangsungkan perkawinan tersebut,tanpa ada paksaan dari pihak manapun.

Mengacu pada keterangan Anda, adanya unsur paksaan mengindikasikan bahwa Anda tidak menyetujui perkawinan tersebut. Kemudian mengenai Pasal 27 UU Nomor 1974 tentang perkawinan, dan Pasal 71 Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 1991 tentang Penyebarluasan Kompilasi Hukum Islam (KHI) yang Anda sebutkan, berikut bunyi selengkapnya :

Pasal 27 UU Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan:

(1) Seorang suami atau isteri dapat mengajukan permohonan pembatalan perkawinan apabila perkawinan dilangsungkan di bawah ancaman yang melanggar hukum.

Halaman
123
Penulis: Leo Halawa
Editor: Sri Murni

Dijual untuk 'Nikah Bayaran' ke Cina, 11 Wanita Indonesia Disiksa Bak Hewan, Hukum Hambat Kepulangan

Berita Populer