Kanal

VIDEO Detik-detik Mencekam Ambruknya Jembatan Cinta. Delapan Orang Tewas

Penulis: Aloisius H Manggol

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BALI - Putusnya tali sling jembatan gantung yang disebut Jembatan "Cinta" oleh warga Bali direkam oleh warga melalui ponsel.

Musibah itu memakan korban sebanyak delapan orang meninggal, dua orang luka berat, dan 22 orang luka ringan.

Musibah ini terjadi tepat pada pelaksanaan tradisi Nyepi Segara.

Sejak pukul 06.00 Wita, warga di Nusa Penida menggelar tradisi Nyepi Segara.

Tidak seperti nyepi pada umumnya yang dilaksanakan di daratan, nyepi segara di Nusa Penida dilaksanakan di laut.

Selama 24 jam penuh, warga tidak boleh melakukan aktivitas di laut seperti di menangkap ikan, memanen rumput laut, maupun aktivitas penyeberangan penumpang maupun barang di laut.

“Nyepi Segara ini adalah bentuk penghormatan kita, terhadap alam. Selama ini laut adalah sumber kehidupan masyarakat disini, yang  memberikan kelimpahan rejeki bagi masyarakat kami. Sehingga, sebagai umat manusia yang sangat tergantung dengan laut, kita laksanakan Nyepi Segara, yang tidak lain untuk menghaturkan puji syukur sebagai atas karuniaNya. Dengan cara membebaskan laut dari berbagai aktivitas manusia selama sehari penuh,” Jelas Mangku Nyoman Dunia di Pura Batumedawu.

Tradisi Nyepi Segara di Nusa Penida dilaksanakan setiap tahun, serangkaian upacara ngusaba di Pura Penataran Ped, di Desa Ped dan Pura Batumedawu, di Dusun Semaya, Desa Suana, Nusa Penida.

Biasanya, Nyepi Segara dilaksanakan  setelah puncak Ngusaba yang jatuh pada Rahina Buda Paang.

Setelah 4 hari dari puncak karya, dilaksanakan Nyepi Segara yang merupakan rangkaian upacara pembersihan buana alit dan buana agung di segara.

Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribun Bali

Video Viral Polisi Sempatkan Diri Beribadah ketika Bertugas di Belakang Suporter Bola

Berita Populer