Kanal

Bukan Pajak Kendaraan yang Naik. Begini Penjelasan Polda Kepri

Antrean panjang di konter layanan Samsat BCS Mall terjadi, Kamis (5/1/2017). - TRIBUNBATAM/SRI MURNI

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Polda Kepri bersama Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kepri menggelar sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBK).

Sosialisasi yang dilaksanakan di Hotel Golden View, Kamis (5/1/2017) siang diikuti oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), Satlantas se Kepri, pihak dealer kendaraan, komunitas otomotif, serta perwakilan dari media massa.

Sosialisasi digelar untuk menginformasikan jenis dan tarif baru PNBK yang akan mulai diberlakukan, Jumat (6/1/2017) besok.

Dirlantas Polda Kepri, Kombes Pol, A Akbar Hikmana mengatakan, peraturan pengganti PP 50 tahun 2010 tersebut bukan mengenai kenaikan pajak, namun biaya pengurusan surat-surat dan nomor kendaraan.

Di antaranya biaya pengurusan surat tanda nomor kendaraan bermotor (STNK), termasuk pengesahan, STNK tahunan dan STNK Lintas Batas Negara.

Lalu, BPKB, SIM, surat tanda coba kendaraan, mutasi, dan penggunaan nomor registrasi kendaraan bermotor pilihan atau yang biasa disebut nomor cantik.

Baca: Jangan Kaget! Biaya Pengurusan BPKB Naik Hampir 300 Persen Mulai 6 Januari. Ini Daftarnya

"Banyak yang salah informasi. Jadi bukan pajaknya yang naik. Hari ini kita sosialisasikan kepada masyarakat supaya besok tidak bingung," ujarnya.

Baca: Sejak Pagi, Konter Layanan Samsat BCS Mall Dipenuhi Warga, Antrean Mengular Hingga Sore

Dia menyebutkan, dalam PP tersebut, penerbitan STNK roda dua dari Rp 50 ribu naik menjadi Rp100 ribu.

Sedangkan roda empat atau lebih dari Rp 75 ribu menjadi Rp 200 ribu.

Perpanjangan STNK roda 2 dan 3 (5 tahun sekali) dikenakan biaya Rp100 ribu.

Halaman
123
Penulis: Anne Maria
Editor: Alfian Zainal

Beredar Foto-foto Awal Penemuan Jasad Korban Pembunuhan Sekeluarga di Bekasi, 2 Anak di Kamar

Berita Populer