Kanal

Rusuh PT MOS Karimun, Polisi Klaim Sudah Gambar Pelaku Perusakan Kantor Perusahaan

Kapolres Karimun AKBP Armaini menenangkan karyawan PT MOS saat melakukan aksi demo Kamis (12/1/2017) - ISTIMEWA

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Aksi unjuk rasa pekerja yang berujung pengrusakan kantor PT Multi Ocean Shipyard (MOS), perusahaan galangan kapal di Parit Lapis, Kelurahan Parit Benut, Kecamatan Meral, Kamis (12/1/2017) berbuntut panjang.

Manajemen perusahaan secara resmi melaporkan kasus pengrusakan ke Polres Karimun. Pelapor diketahui Nasrul Azwan, Manager HRD PT MOS.

"Sudah (dilaporkan), Nasrul (Nasrul Azwan HRD PT MOS, red)," ujar Kasatreskrim Polres Karimun, AKP Dwihatmoko Wiraseno, Senin (16/1/2017).

Dalam laporannya, Dwi mengatakan Nasrul menyebut kerugian dialami perusahaan terbilang besar yakni sekitar Rp 684 juta lebih. Bahkan sejumlah inventaris di dalam kantor turut raib saat kerusuhan pekerja terjadi.

"Kerugiannya sekitar Rp 684 juta sekian," kata Dwi.

Perihal pelaku, Dwi mengatakan pihaknya sudah memantau sejumlah pihak. Saat ini pihaknya masih mengumpulkan keterangan para saksi untuk menguatkan alat bukti yang pihaknya miliki.

"Sudah kami gambar (pelaku pengrusakan) lagi diperiksa saksi untuk menguatkan alat bukti," terangnya.

Kantor PT MOS di Parit Lapis, Kabupaten Karimun porak-poranda saat terjadi kerusuhan pekerja, Kamis pekan lalu. Hal itu dipicu keterlambatan pembayaran gaji pekerja yang berjumlah sekitar 1.600 orang.

Kaca-kaca di lantai 1 pecah semua, meja dan kursi dijungkirbalikkan tak menentu. Berkas-berkas berserakan di sana-sini. Bahkan sejumlah properti seperti kursi, meja dan lemari dibakar di halaman kantor.

Massa baru bisa dikendalikan ketika puluhan aparat kepolisian tiba di lokasi. Setelah terjadi negosiasi, akhirnya perusahaan membayarkan gaji pekerja sorenya, perusahaan menyiapkan uang tunai senilai Rp 1 miliar. (*)

Penulis: Rachta Yahya
Editor: Agoes Sumarwah

Kronologi Polisi Gadungan Perkosa Siswi SMK di Hadapan Pacar, Berawal Kepergok Mesum di Warnet

Berita Populer