Kanal

Jadikan Ikon Wisata, Bupati Tegaskan Penggalian Tugu Proklamasi Anambas Atas Perintahnya

Bupati Anambas Abdul Haris saat memberikan imunisasi ke Balita - Tribun Batam/Istimewa

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Penggalian Tugu Proklamasi di Jemaja, mendapat tanggapan dari Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris. Ditemui di ruangannya Haris pun membenarkan penggalian terhadap Tugu Proklamasi tersebut berdasarkan instruksi dan perintah darinya.

‎"Saya instruksikan kepada Pak Camat. Untuk diupayakan dan diambil untuk monumen prasasti itu. Karena, komitmen saya untuk pariwisata," ujarnya Senin (20/2/2017).

Haris menilai, ‎tugu Proklamasi yang ditandatangani oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Moh Hatta yang terkubur dikarenakan kondis alam dan kondisi pada saat itu. Kondisi tugu yang ditandatangani langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia pertama sebagai bukti Pulau Jemaja sebagai bagian dari NKRI tersebut, diperkirakan miring sebelum tumbang dan terkubur.

"Pada saat itu, keadaan alam tumbang dan tidak ada alat yang menegakkannya. Pada saat itu, masyarakat tidak mampu. Semen itu dapat dihitung. Menurut saya seperti itu. Namun yang jelas, tugu itu bagian dari sejarah orang tertinggi di Indonesia pada saat itu," ungkapnya.

‎Haris pun berkeinginan bila tugu maupun prasasti tersebut ditemukan, untuk diletakkan di Bandara Letung yang berlokasi di Desa Bukit Padi Kecamatan Jemaja Timur. Informasi mengenai tugu itu pun, diakuinya sudah ia sampaikan ketika kunjungan Direktur Bandar Udara Kementrian Perhubungan ke Jemaja belum lama ini, dengan harapan untuk diteruskan ke Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

"‎Rupanya, dapat laporan dari pak camat sudah tidak bagus lagi. Hanya bentuk Tugu saja. Oleh karena itu, ‎dibuat dalam profil saja. ‎Tadinya saya berkeinginan, kalau pun hanya prasastinya saja, diletakkan di bandara," bebernya. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah

5 ABG Digerebek Hendak Gelar Pesta Seks di Makassar, 3 Gadis Masih di Bawah Umur

Berita Populer