Kanal

Pelantikan Pejabat Pemprov Silam Molor, Staf Khusus Gubernur Beberkan Pemicunya. Benarkah Ini?

Ahar Sulaiman - TRIBUNBATAM/THOM LIMAHEKIN

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Permasalahan seputar pelantikan pejabat Pemprov Kepri beberapa bulan masih menjadi topik pembicaraan sepekan terakhir.

Baca: Pulang Sehabis Kerja, Suami Pergoki Istri Tidur Tanpa Celana Dengan Pria Lain. Ini Reaksinya!

Baca: Sediakan Jasa Seks Keroyokan, Polisi Gerebek Mucikari Ini Habis Begituan di Kamar. Ini Tarifnya!

Baca: BREAKINGNEWS: Kejati Kepri Tetapkan Tersangka Korupsi UT Natuna. Ini Detailnya!

Topik kian ramai diperbincangkan setelah Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) mengeluarkan rekomendasi kepada Gubernur Kepri untuk membatalkan dan meninjau kembali sejumlah pejabat terlantik itu.

Staf khusus Gubernur Kepri, Ahar Sulaiman, kembali menegaskan bahwa kesalahan dalam pelantikan itu bukan terletak pada Gubernur Kepri melainkan Sekdaprov Kepri.

"Persoalannya adalah mengapa Sekdaprov Kepri menyodorkan data-data pejabat yang berpotensi ada masalah dalam pelantikan," tegas Ahar kepada Tribun, Selasa (11/4) siang.

Ahar menegaskan, Gubernur Kepri tentu mempercayai data-data pejabat yang direkomendasikan oleh Sekdaprov Kepri.

Karena itu, Gubernur Kepri langsung mengeluarkan surat keputusan (SK) pelantikan tersebut.

"Yang perlu dikejar adalah Sekdaprov Kepri itu dan Muhammad Hasbi yang saat itu menjabat sekretaris BKD Kepri. Keduanya akrab sejak dari Karimun," aku Ahar.

Halaman
123
Penulis: Thom Limahekin
Editor: Agoes Sumarwah

5 ABG Digerebek Hendak Gelar Pesta Seks di Makassar, 3 Gadis Masih di Bawah Umur

Berita Populer