Kanal

Kepala BPK FTZ Kota Tanjungpinang: Saya Bekerja Tidak Digaji, Tapi Kami Telah Berjuang

Ketua BPK FTZ Tanjungpinang Den Yealta - TRIBUNBATAM/M IKHWAN

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Kepala BPK FTZ Kota Tanjungpinang Den Yealta mengatakan, untuk melakukan sosialisasi terkait FTZ butuh proses.

Den Yelta mengatakan, selama ini ia mengalami kendala karena keterbatasan Sumber Daya Manusia di BPK FTZ itu sendiri.

Selain itu, koordinat kawasan FTZ Kota Tanjungpinang juga baru 2015 mulai dilakukan.

Baca: Kawasan FTZ Tanjungpinang Tidak Jelas, Pengusaha Merasa Dirugikan

"Nanti akan kita ajaklah kawan-kawan termasuk pengusaha untuk sosialisasi kawasan FTZ ini. Karena ini kan butuh proses. Alhamdulillah sekarang anggota saya sudah tambah dua orang," katanya.

Dia mengaku sudah berusaha untuk kemajuan FTZ Kota Tanjungpinang.

Baca: Warga Pulau Pinang Ini Harus ke Tanjungpinang untuk Dapatkan Sinyal

Menurut Den Yelta, BPK FTZ Kota Tanjungpinang sebenarnya sudah ada sejak lama, namun baru 2014 di bawah kepemimpinannya keberadaannya mulai dikenal khalayak.

"Kita sudah tidur selama tujuh tahun. Saya masuk ke Tanjungpinang FTZ dalam kondisi prihatin. Baru 2014 BPK FTZ mulai terkenal," katanya.

"Saya bekerja saja tidak digaji. Tapi kami telah berjuang," ujarnya.(*) 

*  Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Jumat, 14 April 2017

Penulis: M Ikhwan
Editor: nandrson

Video detik-detik Vicky Prasetyo Gerebek Angel Lelga sedang Selingkuh di Kamar Pukul 2 Dinihari

Berita Populer