Kanal

SERU! Batam Figther Club Gelar Nonton Bareng Dukung Atlet Batam

Suasana nonton bareng BFC mendukung fighter Batam yang bertarung dalam Indonesian Lighweight Championship, Sabtu (15/4/2017) malam. -

Laporan : Zahfri Suandi

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM -Sebagai bentuk dukungan para kepada atlet yang mewakili Batam pada Indonesian Lighweight Championship, Batam Figther Club (BFC) menggelar nonton bareng di Brewsky and Co.

Acara nobar kejuaraan Indonesian Lighweight Championship  ini memperebutkan Sabuk One Pride Kelas 70 kilogram antara Jeka. A.Saragih yang mewakili BFC Batam,  menghadapi Ngabdi Mulyadi Lindu Aji dari Semarang. 

Acara nobar yang dihadiri Kadit Bimas Mapolda dan Danyon Marinir 10/Barelang ini juga diselingi hiburan musik.

 Ada dua layar besar yang terpasang untuk menyaksikan pertandingan secara live tersebut.

Pertandingan yang disiarkan langsung oleh TV One ini disaksikan oleh sekitar 100 penonton yang memenuhi Brewsky and Co.

 Sambil menunggu pertandingan, para tamu undangan disuguhkan dengan beberapa tembang lagu yang dibarengi oleh penampilan saxofon  sehingga suasana menjadi tambah ramai dan meriah.

 Selain anggota BFC, juga diundang beberapa komunitas lainnya, seperti JAC (Jeep Adventure Club)  serta HDCI (Harley Davidson Club Indonesia) di Batam.

Tak heran, tampak motor gede Harley Davidson berjejer rapi di depan layar lebar menghiasi area jalan yang ada di depan cafe Brewsky and Co.

 Di sisi lainnya, sejumlah mobil jeep dan kendaraan 4x4 lainnya juga berbaris rapi.

Seratusan pecinta fighter memadati Brewsky Cafe, nonton bareng fighter yang digelar BFC (Tribun Batam/Zahfri Suandi)


Para tamu undangan bisa menikmati makan dan minuman yang sudah disediakan oleh panitia di Brewsky and Co.

 Jacob Sutjipto pembina BFC mengatakan, acara ini sengaja digelar untuk mendukung fighter Batam yang bertanding malam ini.

 Acara ini juga untuk memotivasdi para fighter lain bahwa perjuangan mereka akan selalu didukung penuh oleh warga Batam.

Penulis: szahri
Editor: Alfian Zainal

Anjing Milik Korban Pembunuhan di Bekasi Tak Mau Makan dan Menangis, Pakar: Bisa jadi Saksi

Berita Populer