Kanal

Belum Ada Aktifitas Sembilan Perusahaan Terkait Pertambangan Pasir Laut di Karimun

Kepala Disperindag Karimun, Yosli - tribunbatam/elhadif putra

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Sembilan perusahaan yang sudah memiliki surat rekomendasi terkait pertambangan pasir laut, sejauh ini belum beraktifitas.

Kepala Dinas Perdagangan, UKM, Koperasi, Energi dan Sumber Daya Mineral Karimun, Muhammad Yosli, menyebutkan belum ada laporan dari sembilan perusahaan itu untuk memulai beraktifitas.

Baca: Siap-siap Ya. PLN Karimun Lakukan Pemadaman di Wilayah Tebing dan Meral. Ini Penyebabnya

"Belum ada. (Kalau memulai) Mereka harus beritahu kami dulu selaku otoritas di daerah dan sejauh ini belum ada yang lapor akan beraktivitas," ujar Muhammad Yosli kepada Tribun Batam, Minggu (23/4/2017).

Yosli memastikan tidak ada tambahan rekomendasi lagi selain sembilan perusahaan tersebut.

Baca: MEMILUKAN. Sudah Beli Cincin Pernikahan, Namun Maut Menjemput Pasangan Kekasih Ini

Baca: Pesawat Tempur AS Jatuh di Laut Sulawesi. Pilot Selamat Berkat Kursi Pelontar

Mantan Kabag Humas dan Protokol Setkab Karimun itu mengatakan, rekomendasi hanya bersifat pencocokan lokasi sesuai perda RTRW Karimun.

"Itu saja, jadi bukan bentuk izin. Kalau izin kewenangan pemerintah provinsi. Dalam surat rekomendasi yang kami keluarkan, disebutkan daerah-daerah yang menjadi area tangkapan nelayan, terumbu karang dan lainnya," katanya.(*)

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Senin, 24 April 2017

Penulis: Rachta Yahya
Editor: nandrson

Wanita di Medan Dicegat 4 Teman Sosialitanya saat Naik Taksi, Babak Belur Dihajar Pakai High Heels

Berita Populer