Kanal

Partai Demokrat Kenduri Nasional di Batam. Ini Pesan Khusus SBY

Susilo Bambang Yudhoyono selfie dengan warga usai Kenduri Nasional Partai Demokrat di Batam, bersempena dengan Peringatan Isra' Mikraj Nabi Muhammad SAW, Senin (24/4/2017). - Tribun Batam/Argianto DA Nugroho

Laporan Tribunnews Batam, Dewi Haryati

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Kenduri Nasional Partai Demokrat di Kota Batam, Senin (24/4/2017) siang, disejalankan dengan Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW.

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengajak masyarakat Muslim di Batam untuk mempedomani nilai-nilai yang terkandung dari perjalanan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW.

SBY pun melengkapinya dengan beberapa pesan lain.

Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pidato dalam Kenduri Nasional Partai Demokrat di Batam, bersempena dengan Peringatan Isra' Mikraj Nabi Muhammad SAW, Senin (24/4/2017). (Tribun Batam/Argianto DA Nugroho)

Dikatakan, setiap orang per orang yang hadir membawa tiga predikat dalam hidupnya.

Pertama sebagai hamba Tuhan. Kedua sebagai warga negara Indonesia, dan ketiga, sebagai diri pribadi.

"Saya mengajak agar ke tiga predikat ini dijalankan sebaik-baiknya. Kalau itu menyangkut tugas dan pengabdian kita. Kalau predikat yang menyandang nama, harga diri dan kehormatan kader, saya mengajak setiap kader untuk menjaga marwah kehormatan, harga diri kita," ujar SBY.

Dia melanjutkan, sebagai hamba Tuhan, bagi yang Muslim, SBY mengajak umat Islam senantiasa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT dengan melaksanakan syariat Islam.

Sedangkan sebagai seorang warga negara Indonesia, dia mengajak masyarakat agar patuh terhadap hukum.

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dan istri, Ny Ani Yudhoyono memotong tumpeng Kenduri Nasional Partai Demokrat di Batam, Senin (24/4/2017). (Tribun Batam/Argianto DA Nugroho)

"Negara saat ini sedang membangun. Kita harus ikut berpartisipasi dalam pembangunan. Batam, hari ini juga sedang membangun untuk hari esok yang lebih baik. Masyarakat juga harus ikut berpartisipasi. Itu juga namanya patuh terhadap hukum," kata dia.

Partisipasi masyarakat dalam pembangunan itu dapat diwujudkan dalam bentuk mendukung penuh kebijakan pemerintah yang benar dan prorakyat.

Halaman
12
Penulis: Dewi Haryati
Editor: Alfian Zainal

Terekam Kamera Sosok Pria yang Diduga Selingkuhan Angel Lelga, Digerebek Vicky Berduaan di Kamar

Berita Populer