Kanal

Jika Tak Laporkan Keuangan, Ini Ancaman BPK Bagi Parpol Penerima APBD

Ilustrasi - KOMPAS.COM

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Kepala BPK Kepri, Joko Agus Setyono akan mengumpulkan seluruh pimpinan partai politik yang ada di Kepri.

Itu menindaklanjuti belum seluruhnya partai politik di Kepri menyampaikan laporan keuangannya, khususnya berkaitan dengan bantuan keuangan yang bersumber dari APBD.

"Kami mau undang kembali mereka, berikan sosialisasi," kata Joko kepada wartawan, Senin (5/6/2017).

Baca: Meski Raih WTP, Tapi BPK Kepri Berikan Catatan Untuk Benahi Instansi Ini

Baca: Anambas Raih Opini Wajar Dengan Pengecualian. Ternyata Ini Penyebabnya

Baca: Liburan, Main Salju Bareng Chipsley di Snow City, Yuk!

Dalam sosialisasi itu, Joko menekankan pihaknya ingin membangkitkan kesadaran pengurus partai politik. Bahwa pelaporan keuangan atas bantuan yang parpol yang bersumber dari APBD itu wajib dilaporkan kepada BPK sejak tahun anggaran berakhir.

Dia berharap, pada tahun anggaran berikutnya semua partai politik di Kepri bisa melaporkan hal tersebut.

"Mudah-mudahan tahun depan bisa clear semua," ujar dia.

Lantas apa konsekuensi bagi partai politik yang tidak menyampaikan laporan pertanggungjawaban keuangan pada tahun anggaran 2016 lalu?

"Konsekuensinya mereka tak menerima bantuan," kata Joko. (*)

*Baca Berita Terkait di Tribun Batam, Edisi Cetak Selasa, 6 Juni 2017

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani

Pimpin Selawatan di Panggung, Wanita Ini Mendadak Pingsan lalu Meninggal Dunia

Berita Populer