Kanal

Saing Sengit! Pendaftar SMAN 1 Bintan Tembus 400 Orang, Jumlah Bangku Tersedia Segini!

Ilustrasi. Para lulusan SMAN 1 Bintan menuliskan perasaan mereka lewat spanduk aspirasi sebagai pengganti corat-coret baju, Selasa (2/5/2017) - Tribun Batam/Aminuddin

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN-Berbeda dengan SMP, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA masih berlanjut sampai Kamis (6/7/2017).

Baca: Pak Gubernur Silakan Coba di Kepri! PNS Datang Tepat Waktu Dihadiadi AC, LED TV hingga Kulkas!

Baca: Viral! Kisah Bodyguard Indonesia Sudah Kawal 870 Orang Terkenal, Kliennya CR7 hingga Metallica

Baca: Viral Pengakuan Remaja 16 Tahun Nikahi Nenek 71 Tahun, Dia Sempat Ancam Begini!

Di SMAN 1 Bintan Timur hingga Rabu (5/7), banyak siswa dan orang tua siswa datang ke sekolah mengambil formulir pendaftaran.

Kepala Sekolah SMAN 1 Bintan Timur Abdul Gafur kepada Tribun menyampaikan, sejak dibuka Senin, jumlah orang tua dan siswa yang telah mengambil formulir capai 400 an. "Yang mengambil formulir 400, penutupan penutupan akan berlangsung Rabu,"kata Gafur.

Pengunguman PPDB Tahun Ajaran 2016 di SMAN 1 Bintan Timur akan dilakukan pada Senin depan atau 10 Juli 2017.

SMAN 1 Bintan menerapkan kuota hingga 324 siswa dengan kapasitas 9 kelas. Per kelas maksimal diisi 36 siswa. "Kuota PPDB SMAN 1 Bintan 9 kelas dikali 36 siswa berarti ada 324 siswa dengan rincian yang diterima melalui jalur khusus ada 25 persen dan jalur umum 75 persen,"kata Gafur.

Jalur khusus adalah jalur penerimaan bagi siswa beprestasi. Jalur ini memang cukup terbatas dibuka.

Khusus untuk PPDB tingkat SMP, penutupan pendaftaran berlangsung pada Rabu (5/7). Di SMPN 1 Bintan, pada penutupan masih ada orang tua suswa yang datang mengambil formulir pendaftaran.

"Penutuapan dilakukan hari ini (Rabu), pengunguman besok (Kamis). Kita menerapkan sistem rangking pada PPDB Tahun Ajaran 2017, sebetulnya pada 2016 lalu juga begitu,"kata Kepsek SMPN 1 Bintan Siti Rohani. (*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah

Anjing Milik Korban Pembunuhan di Bekasi Tak Mau Makan dan Menangis, Pakar: Bisa jadi Saksi

Berita Populer