Kanal

Mengklaim Banyak Pertanyaan Warga, DPRD Panggil DPU Anambas. Lelang Proyek?

Gedung DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Tarempa Kecamatan Siantan Selasa (18/7/2017). DPRD gabungan lintas komisi memanggil sejumlah OPD, salahsatunya Dinas Pekerjaan Umum, penataan ruang, dan perumahan rakyat Kabupaten Kepulauan Anambas - Tribunbatam/Septyan Mulia Rohman

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) memanggil Dinas Pekerjaan Umum, penataan ruang dan perumahan rakyat Kabupaten Kepulauan Anambas.

Baca: BREAKINGNEWS: Korban Kasus Pemerkosaan Dompak Bertambah, Kebanyakan Anggota Komunitas Remaja Ini!

Baca: Ehem! 5 Aktris Cantik Ini Menikmati Adegan Seks dalam Filmnya, Nomor 5 Bikin Syok

Baca: Heboh! Liburan Bareng Anak Gadisnya, Mantan Istri Tommy Soeharto Mirip Kakak-Adik!

Baca: Mengejutkan! Inilah 10 Kepribadian Wanita Menurut Bentuk Bibirnya. Mana Pilihan Anda?

Pemanggilan dilakukan untuk menanyakan perkembangan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis tersebut, khususnya terkait pembangunan ‎fisik yang ada di Anambas.

"Iya, kami dari gabungan komisi ada mengundang dinas tersebut. Intinya dalam pertemuan tadi kami menanyakan ‎sejauh mana kinerja dari OPD teknis ini," ujar anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Firman Edi Selasa (18/7/2017).

Ditemui usai melaksanakan pertemuan di ruang rapat lantai dua gedung DPRD, politisi Partai Bulan Bintang (PBB) ini mengingatkan, kepada OPD tersebut terkait sejumlah proyek strategis untuk segera diselesaikan. Hal ini disampaikan terlebih dengan waktu yang sudah memasuki pertengah tahun 2017. Sejumlah pembangunan termasuk paket strategis ini pula, yang kerap kali ditanyakan oleh masyarakat kepada DPRD.

"Kadis PU sebelumnya optimis bahwa sejumlah proyek strategis akan terlaksana pada tahun 2017 ini, termasuk kantor Bupati di Pasir Peti. Tadi, kami ingatkan takutnya hal ini tidak selesai, sehingga kinerja dari OPD terkait dikhawatirkan terganggu. Masyarakat pun banyak yang bertanya, jangankan alat beratnya, ban alat beratnya pun belum ada," ungkapnya.

Kepala dinas pekerja umum, penataan ruang dan perumahan rakyat Kabupaten Kepulauan Anambas, Effi Sjuhairi yang ditemui usai pertemuan dengan DPRD pun tidak mengelak terdapat kendala yang ditemui terkait sejumlah paket proyek pembangunan pada tahun ini. ‎Sejumlah kendala tersebut mulai dari konsultan termasuk kondisi di lapangan yang membuat sejumlah paket belum juga dikerjakan.

"Kendala di lapangan tentu ada, tapi lebih kepada hal teknis. Tak bisa kami sebutkan satu per satu. Seperti kendala di paket Penunjukan Langsung (PL). Secara teknis, dari perencanaan dari kondisi lapangan seperti apa," ujarnya.

Effi merincikan, dari 43 paket yang dilelang, terdapat 41 paket yang telah berjalan yang terdiri dari 16 paket yang sudah selesai pelelangan, 18 paket dalam proses, serta tujuh paket yang diklaim hari ini selesai proses lelangnya. Effi pun menegaskan, sejumlah paket yang terkesan lambat dalam pengerjaanya tidak berhubungan dengan kondisi anggaran.

"Dari sisi anggaran Insya Allah tidak ada masalah. Yang masih dalam proses itu, termasuk sejumlah paket yang strategis itu. Insya Allah selesai semua," bebernya.

Tidak hanya memanggil Dinas Pekerjaan Umum, penataan ruang dan perumahan rakyat. Gabungan lintas komisi, diketahui juga memanggil sejumlah OPD, salahsatunya Dinas Pendidikan, Pemuda dan olahraga kabupaten kepulauan Anambas. Pantauan Tribun, Kadis pada OPD tersebut, Andi Agrial ‎telah berada di gedung DPRD bersama sejumlah stafnya. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah

Kronologi Anggota The Jak Mania Tewas Dikeroyok Oknum Suporter Persib, sempat Minta Tolong

Berita Populer