Kanal

Seleksi Panwaslu Karimun, Timsel Godok 6 Nama Ajuan ke Bawaslu Kepri. Ini Kandidatnya!

Ilustrasi. Peserta seleksi calon anggota Panwaslu Kabupaten Karimun mengikuti tes tertulis di SMPN I Karimun, Kamis (13/7/2017) - tribunbatam/rachtayahya

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN-Seleksi pemilihan calon anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Karimun periode 2017-2022 mendekati babak penentuan.

Baca: Heboh! Peta Dunia yang Selama Ini Kita Gunakan Sejak Bangku SD Ternyata Keliru. Ini Alasannya!

Baca: Ehem! Inilah 4 PNS Wanita Berparas Cantik! Jangan Membantah, Nomor 4 Mirip Manohara!

Tim Seleksi (Timsel) dijadwalkan menggelar rapat pleno terakhir pada Selasa (25/7/2017) besok di kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepri di Tanjungpinang.

Rapat pleno itu untuk menentukan enam nama dari 12 nama peserta yang lolos hingga tes wawancara. Ke-12 nama tersebut antara lain Tiuridah Silitonga, Bambang Hermanto, Mardanus, Konang Prijanto, Hakim Adnan, Suhermita, Khasirul Fadli, Nurhidayat, Mohammad Fadli, M Untung Yazhar, Surya Pratama dan Jufri Hardika.

Keenam nama tersebut nantinya akan direkomendasikan ke Bawaslu Kepri untuk kemudian dikerucutkan menjadi tiga nama sebagai anggota Panwaslu Kabupaten Karimun 2017-2022.

"Besok rapat pleno pengajuan enam nama ke Bawaslu (Kepri), di kantor Bawaslu di Tanjungpinang. Nanti dari enam nama itu, Bawaslu akan tentukan tiga nama menjadi anggota Panwaslu Kabupaten Karimun," ujar Ketua Timsel Zona A, Sri Langgeng kepada Tribun Batam, Senin (24/7/2017).

Sri juga menyebutkan Bawaslu Kepri tidak serta-merta langsung memilih tiga nama dari enam nama yang diajukan timsel tersebut, melainkan akan digelar fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan).

"Jadwalnya itu nanti Bawaslu yang nentukan, kami hanya sampai mengajukan enam nama saja," elak Sri.

Sri juga optimistis sampai saat ini anggota Timsel Zona A yang berjumlah lima orang terdiri dari satu Karimun, tiga Batam dan satu Natuna masih netral dan independen dalam menentukan keputusan.

"Lobi-lobi itu kami anggap hal yang biasa, pada akhirnya semuanya bergantung sikap dari timsel sendiri yang saya nilai sampai saat ini masih netral dan independen," tegasnya. (*)

Penulis: Rachta Yahya
Editor: Agoes Sumarwah

Wanita Tewas Dalam Lemari Pernah Unggah Foto Bersama Pelaku, Sempat Usir dari Kos sebelum Dibunuh

Berita Populer