Kanal

Soal Penebangan Pohon di TK Antam yang Bikin Panik. Bupati Apri Sujadi: Ada Kesalahan Prosedur

Sejumlah murid di dalam ruangan usai kejadian penebangan pohon di TK Antam - tribunbatam/aminnudin

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN – Bupati Bintan Apri Sujadi angkat bicara terkait insiden keributan waktu eksekusi pohon di TK Antam Kijang, Jumat (28/7/2017) pekan lalu.

Dalam insiden itu, sejumlah guru dan siswa mendadak panik sampai menjerit ketakutan ketika pohon di area mereka mendadak tumbang tanpa ada pemberitahuan.

Sontak saja Insiden itu membuat alumni dan warga sekitar marah. Tindakan itu dinilai keterlaluan.

Baca: BREAKINGNEWS: Aksi Tebang Pohon TK Antam Nyaris Ricuh, Asisten I Pemkab Bintan Minta Maaf!

Baca: Benarkah Bupati Instruksikan Penebangan Pohon? Ini Jawaban Asisten I Setkab Bintan!

Baca: Mengejutkan! Saat Kejadian Tebang Pohon, Murid-murid Histeris Ketakutan. Ismail di Lokasi!

Apri menyatakan pihaknya sudah meninjau TK Antam. Apri sudah bertemu sejumlah pengurus TK Antam Kijang dan perwakilan komite yang terdiri para orangtua siswa.

“Insya Allah, kita sudah duduk satu meja. Para mejelis guru dan juga perwakilan dari komite juga hadir bersama.

Kita bersepahamlah, dan saya minta proses pembangunan yang ada di TK itu dihentikan dulu sampai representatif untuk mereka dipindahkan baru kita proses pembangunan lagi,”kata Apri.

Mengenai insiden Jumat pagi, Apri mengakui ada kesalahan prosedur di luar intruksi saat itu. Seharusnya mereka (Pekerja) jangan dulu main tebang pohon sebelum proses pemindahan siswa TK di lokasi sementara.

Menurut Bupati, amanah itu sudah jelas disampaikan ke Asisten I Bidang Pemerintahan Setkab Bintan saat itu. Namun entah mengapa amanah itu justru diindahkan.

Tiba tiba pekerja yang sebagian besar petugas Kebersihan dinas Perkim langsung main tebang dan sensor pohon.

“Sedikit insiden ya, insiden dalam arti kata mungkin ada pohon yang ditebang, harusnya mereka menunggu dulu seperti amanah yang telah saya sampaikan melalui pak asisiten pada saat itu.

Saya minta waktu itu jangan dulu ada aktifitas pembangunan di situ sebelum anak anak kita ini dipindahkan ke tempat yang sudah kita persiapkan,”kata Apri. (*)

Penulis: Aminnudin
Editor: nandrson

Video Detik-detik Harimau Muncul di Pasar hingga Terjebak di Kolong Ruko, Memangsa Kambing dan Ayam

Berita Populer