Kanal

Bakal Lepas 11 Persen Saham, XL Axiata Ditawarkan ke Grup Djarum?

General Manager Sales Operation Central West PT XL Axiata, Eka Dwidasa Kornia melepaskan Balon tanda peluncuran kartu perdana super ngobrol baru -

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabar mengenai akan dilepasnya PT XL Axiata Tbk (EXCL) oleh induknya, Axiata Group Bhd kembali santer.

Mengutip Kontan, Selasa (1/8/2017), informasi yang beredar di pasar menyebutkan, Axiata Group bahkan sudah meminta Grup Djarum untuk memasang posisi penawaran.

Terkait dengan kabar tersebut, Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini mengaku, belum mengetahui terkait rencana ini. "Karena kalau ada soal seperti ini, pembahasannya itu ada di share holder," ujarnya, Senin (31/7/2017).

Namun, hingga saat ini belum jelas mengenai jumlah saham yang akan dilepas Axiata Group kepada Djarum, jika transaksi tersebut nantinya benar terjadi.

Sebelumnya, sempat muncul kabar di pasar bahwa Axiata akan melepas 11 persen saham EXCL kepada Grup Djarum. Tak hanya itu, Axiata juga akan melepas sebagian saham di Dialog Axiata yang beroperasi di Sri Lanka sebesar 30 persen.

Tahun lalu, Grup Djarum melalui PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) memenangkan lelang 2.500 menara telekomunikasi senilai Rp 3,56 triliun. Dana yang diperoleh dari penjualan menara tersebut digunakan untuk melunasi utang XL yang jatuh tempo.

Sementara itu, harga saham XL Axiata pada perdagangan kemarin ditutup menguat sebesar 1,82 persen di posisi RP 3.360 per saham. Saham perusahaan telekomunikasi ini tercatat terus menguat dalam beberapa hari terakhir.

Kinerja Semester I 2017

Rencana divestasi besar-besaran oleh Axiata Group itu dilakukan untuk menutup utang Axiata Group yang terus meningkat. Pada pertengahan 2016, utang Axiata Group sudah mencapai 5,2 miliar dollar AS.

Sementara itu hingga akhir Juni 2017, XL Axiata membukukan penyusutan laba bersih sebesar Rp 143,11 miliar. Jumlah tersebut turun 36,31 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Dari laporan keuangan yang dipublikasikan awal pekan ini, XL Axiata mencatatkan revenue sebesar Rp 10,93 triliun pada paruh pertama tahun ini. Jumlah tersebut naik tipis 0,73 persen dibandingkan dengan capaian pada semester pertama tahun lalu Rp10,85 triliun.

Adapun total kewajiban jangka pendek dan jangka panjang di akhir semester I 2017 sebesar Rp 33,66 triliun. Jumlah tersebut turun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 37,74 triliun.

Adapun kewajiban ke perbankan, XL tercatat memiliki utang yang akan jatuh tempo sebesar Rp 1,2 triliun kepada perbankan tahun ini. Namun, manajemen belum dapat memastikan opsi apa yang akan digunakan untuk refinancing. (*)

*Berita ini juga tayang di Kompas.com dengan judul : XL Axiata Ditawarkan ke Grup Djarum?

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com

Fenomena Air Terjun Sedudo Nganjuk Berubah jadi Hitam Pekat, Pengunjung Dilarang Mandi

Berita Populer