Kanal

ALHAMDULILLAH. Setelah Dua Pekan Padam Bergilir. Listrik PLN Karimun Kembali Nyala Normal

PT PLN Ranting Tanjungbalai Karimun mengklaim listrik di Karimun sudah kembali normal sejak Sabtu (5/8/2017) - TRIBUNBATAM/DOK

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Manajemen PT PLN Ranting Tanjungbalai Karimun dan PLTU Tanjung Seibatak akhirnya dapat memenuhi target penyelesaian perbaikan mesin unit 2 PLTU Tanjung Seibatak, Kecamatan Tebing.

Hampir dua minggu diberlakukan pemadaman bergilir, PT PLN Ranting Tanjungbalai Karimun mengklaim listrik di Karimun sudah kembali normal sejak Sabtu (5/8/2017) sore sekitar pukul 17.35 WIB.

"Alhamdulillah PLTU sudah beroperasi kembali dan sudah masuk ke sistem kelistrikan sejak hari Sabtu kemarin sekitar pukul 17.35 WIB.

Sehingga sejak hari Sabtu itu juga listrik sudah normal kembali," ujar Kepala PT PLN Ranting Tanjungbalai Karimun, Fauzar Zain kepada Tribun Batam, Senin (7/8/2017).

Baca: Lakukan 4 Hal ini Sebelum PLN Batam Lakukan Pemadaman Bergilir Mulai Hari Ini

Baca: Tagar #AchoGakSalah Trending di Twitter Setelah Jadi Tersangka Gara-gara Soal Ini

Baca: Rumah Anda Ikut Padam? Senin Hingga Rabu ini, PLN Batam Lakukan Pemadaman Bergilir. Ini Jadwalnya

Seperti diberitakan sebelumnya, mesin unit 2 PLTU Tanjung Seibatak sempat mengalami gangguan yakni kebocoran steam wall tube sejak 31 Juli 2017.

Akibatnya pasokan listrik PLN mengalami defisit hingga 3 Megawatt. Sehingga PLN terpaksa melakukan pemadaman bergilir di hampir seluruh empat kecamatan yang ada di pulau Karimun Besar.

Pemadaman dilakukan dalam dua sesi. Sesi pertama mulai pukul 17.00-21.00 WIB dan sesi kedua mulai pukul 21.00-01.00 WIB di dua lokasi yang berbeda.

Kebijakan tersebut sempat mendapat protes dari masyarakat pelanggan terutama perihal pemilihan waktu pemadaman dilakukan pada malam hari dengan alasan cuaca gerah.

"Beban puncak kita pada malam hari mencapai 25 MW, sementara akibat gangguan ini, pasokan daya yang ada hanya sekitar 23 MW.

Ini kita terpaksa melakukan pemadaman bergilir," terang Fauzar Zain kepada Tribun Batam menjelaskan kebijakan pemadaman bergilir ketika itu. (*)

Penulis: Rachta Yahya
Editor: nandarson

5 ABG Digerebek Hendak Gelar Pesta Seks di Makassar, 3 Gadis Masih di Bawah Umur

Berita Populer