Kanal

Mulai 2018 Pajak di Karimun Naik. Pajak Restoran Naik 10 Persen. Pajak Diskotek Naik 20 Persen

Wakil Ketua Pansus Ranperda Pajak Daerah DPRD Karimun, Sulfanow Putra menyampaikan laporannya dihadapan Bupati dan Wakil Bupati Karimun, Senin (21/8/2017). - TRIBUN BATAM/YAHYA

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Beban masyarakat Karimun tampaknya bertambah. Itu setelah Panitia Khusus (Pansus) DPRD Karimun menyetujui Pemkab Karimun untuk menaikkan pajak daerah.

Dari sebelas jenis pajak yang dibahas, hampir keseluruhan menunjukkan kenaikkan.

Pajak tertinggi berada pada pajak tempat hiburan seperti diskotek, karaoke dan permainan ketangkasan.

Sebelumnya pajak yang dikenakan sebesar 15 persen, akan naik menjadi sebesar 20 persen.

Baca: Lantamal IV Kerahkan 2 Kapal dan 1 Helikopter Bantu Pencarian Korban Hilang dari USS John S McCain

Baca: Terungkap! Pelatih Valverde Sebut Hal Ini yang Dialami Barcelona Setelah Kepergian Neymar ke PSG

Baca: Bikin Merinding! Beredar Kabar, Sebelum Terjadi Kesurupan Ada Perusak Sesajen Ini!

Pajak rokok, alkohol dan reklamasi juga naik, hampir seluruh Fraksi DPRD Karimun memberikan pandangan positif untuk menaikkannya menjadi 20 persen.

Mereka menilai terus naiknya harga rokok dalam kurun waktu 10 tahun belakangan.

"Peningkatan tarif pajak restoran dan hotel naik 10 persen. Kecuali restoran di bawah Rp 80 juta per tahun," ujar Wakil Ketua Pansus Ranperda Pajak Daerah DPRD Karimun, Sulfanow Putra, Senin (21/8/2017).

Pada Paripurna DPRD Karimun itu, juga diketahui Ranperda tentang Pajak Daerah Karimun itu juga membahas perihal surat paksa, penyitaan dan pelelangan.

"Akan mulai diberlakukan awal tahun 2018 dan diatur melalui Keputusan Bupati Karimun," ujar politisi PDI Perjuangan itu. (*)

Penulis: Rachta Yahya
Editor: nandrson

Fenomena Air Terjun Sedudo Nganjuk Berubah jadi Hitam Pekat, Pengunjung Dilarang Mandi

Berita Populer