Kanal

Polantas Daerah Rawan Teror Dibekali Senpi, Tahun Ini Polri Belanja Senpi ke Luar Negeri!

Ilustrasi. Polantas mengatur lalu lintas saat lampu merah tidak menyala di Simpang Kara, Senin (23/3/2015) yang akibat terjadinya pemadaman listrik - TRIBUNNEWSBATAM.COM/ARGIANTO DA NUGROHO

Senjata-senjata tersebut selama ini sudah biasa digunakan Polri dan sesuai standar.

Sebelumnya, Kapolri menyebut polisi di lapangan rentan diserang oleh kelompok teroris. Ia mencontohkan anggota Sabhara yang jadi korban bom Kampung Melayu

dan polisi lalu lintas yang diserang di Tuban. Namun, mereka tidak dilengkapi alat membela diri yang cukup seperti senjata api.

Oleh karena itu, Polri perlu mempersenjatai petugas yang berada di kawasan rawan teror berdasarkan peta intelijen. Senjata yang digunakan nantinya jenis G2 laras pendek. Tito mengatakan, saat ini PT Pindad memiliki stok 5.000 unit senjata jenis G2.

Sementara kekurangannya bisa ditambahkan dari senjata produksi luar negeri yang harganya tidak jauh dengan produk Pindad.

"Kalau untuk anggota lalu lintas kemudian untuk daerah rawan serangan ini, kita bisa berikan kelengkapan senjata produksi dalam negeri paling utama," kata dia. (*)

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judulĀ Tahun Ini, 15.000 Polisi di Lapangan akan Pegang Senjata

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Kompas.com

Video Detik-detik dan Kronologi Anggota TNI Dikeroyok 7 Petugas Parkir setelah Terlibat Cekcok

Berita Populer