Kanal

Meski Sudah Didampingi Kejaksaan, Bukan Berarti Aman dari Jerat Hukum. Ini Alasannya

Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Natuna di Tarempa, Muhamad Bayanullah (tengah) saat meninjau pembangunan Puskesmas Jemaja Timur di Desa Ulu Maras. - Tribun/istimewa.

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) melakukan pemantauan ke sejumlah kegiatan pembangunan di Anambas.

Melalui Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Natuna di Tarempa, tim meninjau langsung kegiatan pembangunan Puskesmas Jemaja Timur yang berlokasi di Desa Ulu Maras Sabtu (9/9/2017) kemarin.

Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Natuna di Tarempa, Muhammad Bayanullah mengingatkan pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut untuk dapat bekerja dengan serius. ‎

Baca: Dibuatnya Berjam-jam, Harga Gula Aren di Tarempa Hanya Dihargai Setengah dari Harga Jual

Baca: Kaos Gratis dan Kupon Berhadiah. Warga Batam Juga Terhibur Aksi Panggung Andhika, Ussy dan Caisar

Baca: Pernyataan PDI-P Terkait Seruan Pembekuan KPK yang Disampaikan Henry Yosodiningrat

Ia menegaskan, kegiatan pembangunan yang masuk ke dalam pendampingan Korps Adhyaksa tidak serta merta aman dari jeratan hukum.

"Bukan berarti sudah aman sehingga pelaksana bisa seenaknya. Bila melihat ada unsur penyimpangan dari kontrak yang ada, kami bisa lakukan pemutusan pendampingan.

Justru pihak kontraktor pelaksana bisa lebih se‎rius dalam melaksanakan kegiatannya," ujar Muhammad Bayanullah kepada sejumlah awak media Minggu (10/9/2017).

Ia menambahkan, pendampingan sejumlah kegiatan pembangunan dilakukan kejaksaan setelah adanya nota kesepahaman dengan Pemerintah Daerah.

Terdapat 14 kegiatan pembangunan yang mendapat pendampingan dari kejaksaan.(tyn)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: nandrson

Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya

Berita Populer