Kanal

Pelatihan Karya Ilmiah di SMPN 1 Karimun, Ini Targetnya!

Ilustrasi. Suasana pengumuman hasil UN di SMPN 1 Karimun, Jumat (2/6/2017) - Tribun Batam/Elhadif Putra

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN-Guna meningkatkan kualitas siswanya, SMP Negeri 1 Karimun menggelar pelatihan dasar pembuatan karya ilmiah bagi siswa dan siswinya.

Baca: Terungkap! Sakit Ginjal Parah, Ini Alasan Bung Karno Tolak Bantuan Warga Jatim dan KKO Pasca G30S!

Baca: Status Gunung Agung Awas, Seorang Pengungsi Tewas Dalam Pengungsian

Baca: Razia Pil Zombie, Petugas Temukan Permen Tanpa Izin di Karimun. Begini Penampakannya!

Baca: Menghebohkan! Inilah 5 Pembunuhan Dilakukan Usai Pelaku-Korban Bercinta, Nomor 5 Bikin Geger!

Kepala SMP Negeri 1 Karimun Syahmaiti Agus mengatakan selama ini pelatihan pembuatan karya ilmiah hanya diberikan bagi pelajar tingkat SMA. Jadi pelatihan untuk tingkat SMP baru yang pertama dilaksanakan.

"Kita harapkan sejak SMP anak-anak ini sudah paham bagaimana membuat karya ilmiah dengan baik," kata Syahmaiti, Sabtu (23/9).

Pelatihan karya ilmiah bagi siswa dan siswi SMA Negeri 1 Karimun merupakan program di dalam sekolah rujukan, yakni menyiapkan anak untuk membuat karya ilmiah. Para pesertanya adalah siswa dan siswi kelas VII dan VIII.

Memang selama ini para siswa SMP telah diberikan pengetahuan dasar pembuatan karya ilmiah. Namun ilmu tersebut hanya diberikan oleh guru-guru yang mengajar di sekolah masing-masing.

Menurut Syamaiti, dengan adanya pelatihan khusus yang diberikan pelatihan oleh nara sumber yang memang ahli maka ilmu yang diperoleh akan lebih baik dan lebih terserap oleh para pelajar.

"Yang diberikan guru-guru kita hanya dasar-dasarnya saja. Dan, pengetahuan mengenai itu juga terbatas," jelasnya.

Kedepannya SMP Negeri 1 Karimun akan melaksanakan kegiatan ini secara berkelanjutan. Selain pelatihan pihak sekolah juga akan melaksanakan perlombaan pembuatan karya ilmiah untuk tingkat SMP. (*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Agoes Sumarwah

VIDEO John Kei, Sosok Pembunuh Sadis Penghuni Sel Khusus Nusakambangan yang Kini Bertobat

Berita Populer