Kanal

Bank Riau Kepri Klaim Asetnya Rp 25 Triliun Terbesar di Sumatera, Targetkan Laba Segini!

Gubernur Kepri, Nurdin Basirun berfoto bersama jajaran direksi Bank Riau Kepri, Jumat (29/9/2017) malam di Planet Holiday Hotel - tribunbatam/anne maria

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM-Customer Gathering Bank Riau Kepri 2017 berlangsung meriah‎, Jumat (29/9/2017) malam. Bertempat di Planet Holiday Hotel,

para tamu undangan yang merupakan nasabah loyal Bank Riau Kepri dan juga pelaku industri mikro, kecil dan menengah di Kepri itu terlihat terhibur dengan berbagai macam hiburan yang ditampilkan.

Baca: Heboh Rahasia Tusuk Konde Bu Tien Soeharto! Benarkah Pilot TNI AU Kena Tampar Paspampres Gegara Ini?

Baca: Terungkap! Inilah 4 Fakta Menarik Surat Perjanjian Cerai Bung Karno-Ibu Inggit, Isinya Mengejutkan!

Baca: Terungkap! Inilah Fakta-fakta Jenderal Ahmad Yani Yang Tak Terungkap. Kisahnya Bikin Merinding!

Baca: Terungkap! Sakit Ginjal Parah, Ini Alasan Bung Karno Tolak Bantuan Warga Jatim dan KKO Pasca G30S!

Baca: Terungkap! Inilah Skandal Kelam Dunia Pramugari: Bercinta dengan Penumpang hingga Kode Mesum Pilot!

Direktur Operasional Bank Riau Kepri‎, Denny M Akbar dalam kesempatan tersebut pun mengungkapkan terimakasihnya kepada para nasabah. Serta pemerintah daerah Riau dan Kepri

yang terus berkomitmen untuk memajukan serta menumbuhkembangkan industri mikro, kecil dan menengah di kedua provinsi tersebut.

"Kami pun berkomitmen untuk bekerjasama dengan pemerintah serta pelaku UMKM sendiri untuk ikut serta membangun provinsi Riau dan Kepri," ujar Denny. Dia berjanji kepada nasabahnya, untuk terus melakukan inovasi produk yang bisa menjangkau seluruh kebutuhan UMKM.

Komisaris Utama Bank Riau Kepri, Mambang mit mengungkapkan, meski di tengah kondisi ekonomi global yang tidak terlalu baik,

Bank Riau Kepri masih tetap Berjaya. Hal itu terbukti untuk Sumatera, posisi Bank Riau Kepri masih di nomor satu dengan aset Rp 25,1 triliun.

"Dengan modal hanya Rp 1,1 triliun, Bank Riau Kepri saat ini sudah mencatatkan aset Rp 25,1 triliun, dana pihak ketiga Rp 19 triliun. Penyaluran kredit hingga Rp 15 triliun.

‎Mudahan-mudahan keuntungan yang ditargetkan tahun ini, yakni sebesar Rp 625 miliar bisa tercapai. Sampai posisi pertengahan September saja, sudah Rp 450 miliar," kata dia. (*)

Penulis: Anne Maria
Editor: Agoes Sumarwah

VIDEO John Kei, Sosok Pembunuh Sadis Penghuni Sel Khusus Nusakambangan yang Kini Bertobat

Berita Populer