Kanal

Korban Penyiraman Air Keras di Karimun Sukses Jalani Operasi. Ini Kata Pihak Rumah Sakit

Ilustrasi penyiraman air keras - KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHO

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Aprianti (20), korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal sukses menjalani operasi pengangkatan sel kulitnya yang mati di RS Bakti Timah, Kelurahan Teluk Uma, Kecamatan Tebing, Senin (16/10/2017).

"Alhamdulillah, operasinya berjalan lancar," ujar Direktur RSBT Karimun, dr Firmansyah kepada Tribun Batam via aplikasi What's App, Selasa (17/10/2017).

Aprianti terpaksa menjalani operasi setelah luka bakar akibat siraman air keras menyebabkan sebagian jaringan kulitnya mengalami gangguan cukup serius.

Baca: Alhamdulillah. Setelah 11 Tahun Menikah, Siti Nurhalizah Kini Hamil. Sudah 4 Bulan

Baca: Bupati Anambas Perintahkan Sekda Periksa Apel Pagi di Kecamatan. Ini Instruksinya

Firman mengatakan Aprianti pertama kali datang ke IGD RSBT Karimun, 14 Oktober pagi sekitar pukul 07.30 WIB.

Ia mengeluhkan disiram cairan oleh orang yang tidak diketahui.

Aprianti juga sempat mendapat pertolongan di Puskesmas Tanjungbalai Karimun namun kemudian dirujuk ke RSBT.

Terdapat luka di punggung, dada, paha kiri bagian belakang dan tangan.

"Tanda-tanda vital stabil. Rencana selanjutnya perawatan luka bakar atau Combustio pada umumnya," kata Firman. (*)

Penulis: Rachta Yahya
Editor: nandrson

Wanita Tewas Dalam Lemari Pernah Unggah Foto Bersama Pelaku, Sempat Usir dari Kos sebelum Dibunuh

Berita Populer