Kanal

TERUNGKAP! Hampir Rp 100 Miliar Uang Suap Proyek E-KTP dari Andi Narogong Mengalir ke DPR

Terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong menjalani sidang lanjutan kasus korupsi KTP Elektronik di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (3/11/2017). Sidang tersebut beragenda mendengarkan sejumlah keterangan saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum KPK salah satunya Ketua DPR Setya Novanto. TRIBUNNEWS/HERUDIN - TRIBUNNEWS/HERUDIN

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Kasus megakorupsi proyek pengadaan E-KTP tahun 2011-2012 semakin terkuak.

Nyanyian mantan Bendahara Partai Demokrat M Nazaruddin tentang aliran suap dana tersebut semakin jelas.

Salah seorang terdakwa dalam kasus ini, yakni Andi Agustinus alias Andi Narogong membenarkan bahwa ada aliran suap ke DPR RI.

Jumlahnya sebanyak 7 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 95 miliar.

Uang tersebut mengalir dua kali masing-masing 3,5 juta dolar Amerika Serikat pada tahun 2011 dan 2012.

Baca: Pagi Ini Setya Novanto Akan Diperiksa MKD Periksa di KPK

Baca: Basaria Sebut Berkas Penyidikan Setya Novanto Sudah Selesai

Pada tahun 2011, uang tersebut dialirkan melalui Direktur PT Quadra Solutios Anang ke rekening Made Oka Masagung di Singapura.

Made Oka Masagung adalah orang yang direkomendasikan dari Setya Novanto.

Caranya, Direktur Biomorf Johannes Marliem mengeluarkan sejumlah 3,5 juta dolar Amerika Serikat  dengan menerbitkan invoice ke Anang.

Halaman
123
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews

Hasil Final Polling Mata Najwa di 3 Sosmed, Prabowo-Sandi Unggul dari Jokowi-Ma'ruf Amin

Berita Populer