Kanal

Kapolres Tegaskan Tewasnya Mardiana dan Unjuk Rasa tak Berkaitan. Inilah Penyebab Kematiannya

Mardiana ketika masih berada di RSUD Kepri, Tanjungpinang. - tribun batam

TRIBUNBATAM.ID, TANJUNGPINANG- Polres Tanjungpinang telah mendalami kasus meninggalnya Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Khusus (PPK) Mardiana, Senin (18/12/2017).

Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardyanto Tedjo Baskoro menyampaikan meninggalnya Mardiana bukan karena aksi unjuk rasa yang digelar anggota Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tanjungpinang-Bintan di Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri Pulau Dompak Tanjungpinang, Senin (18/12/2017)

Dia menegaskan, Mariana berpulang ke rumah Tuhan karena riwayat penyakit jantung yang diderita wanita  berusia 54 tahun itu.

"Jadi saya tegaskan tidak ada kaitan meninggalnya salah seorang pejabat Disdik dengan aksi unjuk rasa mahasiswa yang berlangsung tadi," tegas Ardyanto Tedjo Baskoro saat ditemui di Polres Tanjungpinang, Senin sore.

Pihaknya juga telah melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi di lokasi jatuhnya Mardiana.

Baca: BREAKINGNEWS. Ismail Korban Tabrakan Boat Pancung yang Hilang Sudah Ditemukan

Baca: Sebelum Tumbang dan Meninggal, Mardiana Sempat Lerai Adu Fisik PMII dan Polisi. Semua Terekam CCTv

Baca: Buntut Demo PMII di Disdik Kepri, Sejumlah Mahasiswa dan Polisi Terluka. Lihat Videonya

Baca: Lututnya Luka Berdarah Saat Demo, Polisi Ini Justru Bingung Siapa yang Akan Ganti Celananya

‎Menurut Kapolres, saat itu korban berdiri di teras halaman kantor Disdik Kepri saat berlangsungnya demonstrasi.

Halaman
12
Penulis: Wahib Wafa
Editor: Sri Murni

Inilah Sosok Ibu Angkat yang Tega Siksa dan Sekap 3 Anaknya Bersama Ular dan Anjing di Makassar

Berita Populer