Kanal

MENYUSURI Hutan Aokigahara, Tempat Paling Popular untuk Bunuh Diri di Jepang

Film "The Forest" (2016) memperlihatkan plang imbauan tidak bunuh diri di Hutan Aokigahara. - Foto: Gramercy Pictures

Film "The Forest" (2016) memperlihatkan plang imbauan tidak bunuh diri di Hutan Aokigahara. (Foto: Gramercy Pictures)

Dengan pepohonan lebat dan hampir tidak ada binatang liar, Aokigahara merupakan tempat sunyi dan mencekam yang dipenuhi bebatuan dengan formasi janggal.

Di beberapa tempat ada penanda dan peringatan berisi informasi konseling anti-bunuh diri.

Sejumlah penanda bahkan berisi imbauan kepada pengunjung untuk "merenungkan anugerah kehidupan sekaligus rasa sakit yang Anda timbulkan untuk keluarga Anda".

Untuk mencegah potensi bunuh diri, pemerintah Jepang mengerahkan petugas patroli dan memasang kamera pengawas.

Pemilik toko-toko di sekitar hutan juga bersedia sebagai relawan untuk mencegah bunuh diri.

Pemilik sebuah kedai kopi di pintu masuk hutan, misalnya, mengklaim kepada surat kabar Japan Times bahwa dia telah menggagalkan 160 aksi bunuh diri selama 30 tahun dengan mengamati pengunjung yang datang sendirian.

Sejumlah pakar mengamini bahwa kesendirian merupakan penyebab depresi dan bunuh diri di kalangan orang dewasa dan manula. Meski demikian, faktor stres dan keuangan juga menjadi pemicu bunuh diri di antara kaum muda.

Halaman
1234
Editor: Sri Murni

Ditangkap Polisi, Terduga Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Ternyata Saudara Korban

Berita Populer