Kanal

Di Hadapan Para Menteri, Suara Presiden Meninggi: Kalau Stan Dekat Kamar Kecil Gak Usah Ikut Pameran

Presiden Joko Widodo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani saat acara penyerahan DIPA Tahun 2018 kepada menteri/pimpinan lembaga negara dan gubernur se-Indonesia di Ruang Garuda, Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (6/12/2017). (KOMPAS.com/Fabian J. Kuwado) - KOMPAS.com/Fabian J. Kuwado

TRIBUNBATAM.ID, JAKARTA - Suara Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninggi saat membuka rapat kerja (raker) Kementerian Perdagangan Tahun 2018 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (31/1/2018).

Kegundahan hati Presiden lantaran melihat data-data ekspor Indonesia dibandingkan negara tetangga masih kalah jauh.

Ekspor merupakan satu dari dua kunci meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

"Sudah berulang kali saya sampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi negara kita, kuncinya hanya ada dua. Bagaimana kita bisa meningkatkan-menaikkan investasi. Kedua, bagaimana bisa manaikkan-meningkatkan ekspor, hanya itu, enggak yang lain," tutur Jokowi.

Dalam menggenjot ekspor Indonesia, kata Jokowi, Kementerian Perdagangan sangat berperan, tetapi jika melihat data ekspor Indonesia saat ini tertinggal dengan negara-negara yang ada di sekitar Indonesia.

"Ini fakta dan angka itu ada, dengan Thailand kalah kita, dengan Malaysia kalah kita, dengan Vietnam kalah kita, kalau kita terus-terusan seperti ini, bisa kalah dengan Kamboja, Laos, kalah kita semakin kalah," tutur Jokowi dengan nada meninggi.

Jokowi kemudian memaparkan data ekspor negara tersebut, yaitu Thailand pada periode 2016-2017 mencapai 231 miliar dolar AS, Malaysia mencapai 184 miliar dolar AS, Vietnam 160 miliar dolar AS, dan Indonesia hanya 145 miliar dolar AS.

Baca: ASYIK! JOKOWI Larang BPJS Kesehatan Naikkan Iuran Peserta dan Minta Cari Cara Lain Atasi Defisit

Baca: LEDEK Jokowi ke Afganistan, Fahri Hamzah Ditantang ke Sana Tanpa Rompi Anti-Peluru. Berani Tidak?

"Ini fakta, negara sebesar ini kalah dengan Thailand yang penduduknya 68 juta, Malaysia 31 juta penduduknya, Vietnam 92 juta, dengan resource (sumber daya alam), dengan sumber daya manusia yang sangat besar, kita kalah, ini ada yang keliru, harus diubah," papar Jokowi.

Halaman
123
Editor: Sri Murni
Sumber: Tribun Solo

5 ABG Digerebek Hendak Gelar Pesta Seks di Makassar, 3 Gadis Masih di Bawah Umur

Berita Populer