Kanal

Belajar Bikin Berita Kritik dan Berimbang, Belasan Mahasiswa Hukum UIB Berguru ke Tribun Batam

Himpunan Mahasiswa Hukum Universitas Internasional Batam (UIB) memberikan plakat kepada Koordinator Liputan Tribun Batam, Purwoko, saat kunjungna ke redaksi, Rabu (14/2/2018). - tribun batam/roma

TRIBUNBATAM.ID, BATAM - Himpunan Mahasiswa Hukum Universitas Internasional Batam (UIB) mengunjungi Tribun Batam, Rabu (14/2/2018).

Kedatangan mereka adalah untuk bertujuan berlajar jurnaliatik hukum.

Himpunan mahasiswa tersebut dinamakan Compherative Of Law Student Association (COLSA).

Mahasiwa yang hadir sebanyak 19 orang yang terdiri dari semester 2, 4, dan 6.

Kedatangan mereka disambut langsung Koordinator Liputan Tribun Batam Purwoko dan Editor Halaman Kota, Sihat Manalu.

"Kami mengucapkan terimakasih banyak kepada teman-teman mahasiswa yang sudah hadir di Tribun, selamat datang semuanya. Saat ini kita berada di rapat redaksi lantai dua. Di tempat ini awak redaksi membahas apa yang akan diterbitkan setiap harinya," ujar Purwoko mengawali penyambutannya.

Sementara itu,  Ketua HMPS Ilmu Hukum UIB, Hengky mengatakan tujuan mereka datang ke Tribun Batam ingin belajar jurnalistik hukum.

Mereka nantinya ingin mengaplikasikan ilmu yang di dapatkan dari Tribun di kampus mereka.

"Kami datang kesini untuk belajar menjadi seorang jurnalis. Agar minimal kami bisa meliput segala kegiatan kampus terutama yang paling kecil di organisasi ini dulu," kata Hengky.

Bukan hanya itu Hengky juga menanyakan bagaimana cara membuat berita dan mengemas berita yang mengkritik.

Ia juga menyinggung bagaimana kode etik dalam membuat berita yang mengkritik.

Editor Halaman Kota, Sihat Manalu, menjawab pertanyaan tersebut dengan mengawali penjelasannya tentang unsur berita yang paling utama adalah fakta 5W + 1 H.

Kemudian, berita juga harus berimbang cover all side dimana semua yang terlibat dalam berita tersebut harus dikonfirmasi. Tidak bisa hanya dari dari pihak.

"Misalnya kita dapat satu berita dari satu pihak, namun beritanya ini menyangkut dalam 2 pihak, kita tidak boleh hanya berpihak pada satunya saja. Tetapi harus keduanya, itulah yang disebut berita yang berimbang," jelas Sihat.

Selepas berdiskusi, para mahasiswa dibawa melihat bagaimana dapur redaksi bekerja sehingga menghasilkan koran maupun berita-berita di portal online Tribun Batam. (rom)

Editor: Sri Murni

Kronologi Polisi Gadungan Perkosa Siswi SMK di Hadapan Pacar, Berawal Kepergok Mesum di Warnet

Berita Populer