Kanal

Ganti Rugi Proyek Sei Gong Belum Dillakukan padahal Pemprov Janji Maret Lalu. Masalahnya di Sini!

Sekretaris Tim Penyelesaian Sei Gong, Syamsul Bahrum - ISTIMEWA

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Pembayaran uang kerohiman atau ganti rugi atas tanaman dan bangunan warga yang terdampak pembangunan Dam Sei Gong, Galang, Batam, terpaksa ditunda.

Semula pembayaran ini ditargetkan akhir Maret 2018 bisa mulai dilaksanakan.

Nyatanya, hingga minggu pertama April belum bisa dilakukan.

Permasalahannya, kata Sekretaris Tim Penyelesaian Sei Gong, Syamsul Bahrum, Gubernur Kepri Nurdin Basirun sibuk keliling daerah sehingga Surat Keputusan (SK) belum ditandatangani.

"Banyak kegiatan di daerah. Pak Gubernur juga keliling-keliling, jadi belum bisa ditandatangani Surat Keputusannya. Insha Allah bisa diteken dalam waktu dekat," katanya, Rabu (4/4/2018) di Batam.

Syamsul mengaku sudah melihat total biaya uang kerohiman yang akan dibayarkan pemerintah kepada warga yang berhak.

Dia sendiri juga ikut menandatangani SK tersebut, sebelum diserahkan kepada Gubernur Kepri, Nurdin Basirun.

"Tapi berapa angkanya belum bisa diberitakan. Intinya tim sudah bekerja secara profesional sesuai aturan yang ada," ujarnya.

Baca: Menteri PUPR: Bendungan Sei Gong Untuk Antisipasi Kekeringan Air di Batam Tahun 2020

Baca: Pemerintah Siapkan Uang Kerohiman Untuk Warga yang Kena Dampak Waduk Sei Gong

Menurut Syamsul, hitungan dari tim apraisal untuk pembayaran uang kerohiman itu juga sudah akurat, bahkan satu batang pohon juga dihitung.

"Sampai jagung juga dihitung. Jadi setiap pohon dihitung. Diibaratkan melanggar kambing bunting anak tiga, tetap dihitung, begitulah," kata Syamsul. (*)

Baca berita terkait di Harian Tribun Batam edisi Kamis (4/4/2018)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Sri Murni

Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya

Berita Populer