Kanal

BREAKINGNEWS: Pemprov Kepri Terbitkan Kebijakan Pemutihan Pajak Kendaraan per 4 Mei! Ini Benefitnya!

Ilustrasi - kompasotomotif

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Pemprov Kepri kembali mengeluarkan kebijakan pemutihan pajak kendaraan bermotor. Gubernur Kepri dijadwalkan meluncurkan kebijakan ini secara resmi pada 4 Mei pekan depan.

Selain pemutihan denda pajak kendaraan bermotor, pembebasan bea balik nama kedua (BBN-KB), kebijakan kali ini juga menyasar keringanan tunggakan pokok pajak kendaraan bermotor sebesar 50 persen.

Baca: Mengejutkan! Inilah 6 Alasan Amerika Diyakini Tak Berani Serang Indonesia! Nomor 2 Tak Terbantah!

Baca: Heboh! Jalan Kaki Surabaya-Jakarta, Kakek Ini Bikin Polisi Sungkem di Kakinya, Tak Sangka Alasannya!

Baca: Terungkap! Inilah Hasil Otopsi Kematian 5 Selebritas Dunia! Otopsi Bruce Lee Paling Mengejutkan!

Baca: Masih Ingat Bule Inggris Menikahi Pria Padang? Begini Kehidupannya Sekarang! Nomor 4 Mengejutkan!

"Pemutihan ini di-launching Pak Gubernur Jumat (4/5/2018). Sebenarnya jadwalnya tanggal 1 (Mei) tapi kita buat acaranya di tanggal kita buat di Jumat," ujar Kepala Kantor Pelayanan Pajak Daerah (KPPD), Teddy Mar kepada Tribun, Minggu (29/4/2018)..

Teddy menambahkan kalau biaya balik nama sudah jelas gratis. Tidak melakukan pembayaran. Pajak tertunggak didiskon 50 persen dari pokok, dan denda semuanya dihilangkan.

Buku BPKB dan STNK (KOMPAS.Com/SRI LESTARI)

"Persyaratannya kalau tidak ada penggantian STNK ataupun plat itu cukup membawa fotokopi KTP. Tapi untuk penggantian nama dengan penggantian STNK, masyarakat cukup membawa BPKB asli, KTP dan surat jual beli. Kemudian kita akan dilakukan gosok mesin," paparnya.

Teddy menghimbau agar masyarakat harus memanfaatkan program ini. Pemerintah sudah membuat progam yang sangat bermanfaat bagi masyarakat.

"Seperti biaya balik nama sudah digratiskan. Jangan lagi ada yang tidak balik nama. Nanti misalnya kalau kita minta KTP pemilik tapi tak ada, dianggap dipersulit.

Masyarakat jangan hanya menyalahkan birokrasi pemerintahan saja. Harus intropeksi diri juga. Jangan hanya menyalahkan pemerintah saja," tegasnya.

Namun, kata dia, apabila kendaraan tersebut tidak kendaraan kota Batam, dan ingin memanfaatkan program biaya balik nama harus di wilayah kendaraan tersebut. Tidak bisa dilakukan di Batam. (*)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Agoes Sumarwah

Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya

Berita Populer