Kanal

Ibu-ibu, Berdoalah. Racun Kalajengking Akan Menjadi Obat Kanker Payudara Tanpa Kemo

- kolase

TRIBUNBATAM.id - Pernyataan Presiden Joko Widodo tentang racun kalajengking yang berharga Rp 145 miliar per liter terus menimbulkan perdebatan dalam tiga hari terakhr.

Tetapi, perdebatan itu tentu bukan soal racun kalejengking tersebut, tetapi menjadi gunjingan politik.

Terlepas dari perdebatan hingga olok-olok di media sosial tersebut, racun atau venom kalajengking itu, dalam empat tahun terakhir, menjadi perhatian serius kalangan peneliti medis.

Bahkan, para peneliti di Eropa dan Amerika sangat yakin bahwa racun kalajengking ini akan memberi harapan baru bagi 8 juta penderita kanker di dunia.

Baca: Ungkapan Jokowi soal Mahalnya Racun Kalajengking Jadi Olok-olok. Faktanya Bikin Anda Tercengang

Terutama sekali penderita kanker payudara yang jumlahnya terus meningkat dan masuk dalam 10 penyebab kematian wanita karena jumlah penderita kanker yang satu ini bertambah 500 orang per hari.

Pengobatan kanker payudara untuk stadium tinggi memang tidaklah mudah karena belum ada obat yantg bisa membunuh sel kanker.

Sehingga, hanya ada triga cara yang palingpopuler saat ini, yakni pengangkatan, radiasi dan kemoterapi.

Temuan racun kalajengking sebagai obat pembunuh sel kanker, tentunya memberi harapan baru bagi penyakit yang menjadi momok bagi para wanita, selain kanker serviks.

Berikut sejumlah fakta tentang racun kalajengking yang harganya selangit itu:

Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal

Sebelum Tewas, Anak Korban Pembunuhan di Bekasi Tulis Surat: Mama Papa Maafin Kakak Sudah Buat Marah

Berita Populer