Kanal

Amin Santono Langsung Dipecat. Hinca: Terima Kasih KPK karena Ikut Membersihkan Partai Demokrat

Hinca Panjaitan - Super Ball/Feri Setiawan

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - DPP Partai Demokrat tidak menunggu waktu lama untuk mengambil sikap terkait Amin Santono, anggota DPR RI yang ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan.

Tak lama setelah yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, Sabtu (5/5/2018), Partaio Demokrat langsung memecat Amin Santoso yang merupakan anggota Fraksi Demokrat di DPR.

Hal itu disampaikan langsung oleh Sekjen DPP Partai Demokrat Hinca Panjaitan melalui rilisnya, termasuk TRIBUNBATAM.id.

Seperti diketahui, Amin Santoso tertangkap tangan Jumat (4/5/2018) malam di sekitar Bandara Halim Perdana Kusuma, termasuk anggota Komisi XI DPR tersebut.

KPK membawa sembilan orang dalam operasi senyap tersebut dan langsung melakukan pemeriksaan di kantor KPK.

Baca: Anggota DPR yang Terjerat OTT KPK Bernama Amin Santono dari Fraksi Demokrat. Ini Sosoknya

Baca: Rumah Amin Santono Sepi, tapi Banyak Mobil: Itu Mobil Tamu Semua

Baca: KPK OTT Anggota DPR, Demokrat: Jika Terbukti, Maka akan Dipecat dari Jabatannya

Amin Santoso Anggota DPR Komisi XI ditetapkan sebagai tersangka dan disangkakan melanggar pasal 12 huruf a dan huruf b atau pasal 11 UU No 31 Tahun 1999 yang telah diubah menjadi UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagai penerima suap, hadiah atau janji.

"Maka, atas penetapan tersangka tersebut, Partai Demokrat mengucapkan terimakasih kepada KPK yang turut membersihkan bangsa ini dari para pelaku korupsi dan juga membersihkan Partai Demokrat dari kader kader yang korupsi," kata Hinca.

Partai Demokrat, kata Hinca melanjtkan, akan mendukung KPK dalam menegakkan hukum dan memberantas korupsi di semua lini, termasuk di partai politik.

Sebagai bentuk dukungan kepada KPK dan tanggung jawab moril Partai Demokrat yang tidak memberikan ruang sedikitpun bagi koruptor, maka Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat memutuskan memberhentikan dengan tidak hormat Amin Santoso dari Partai Demokrat dan memberhentikan dari keanggotaan di DPR.

Semua administrasi yang terkait pemberhentian tersebut akan di proses segera dan pada kesempatan pertama.

"Kami juga meminta maaf kepada masyarakat atas peristiwa tersebut. Demokrat akan konsisten mendukung pemberantasan korupsi dan tidak akan menoleransi perilaku koruptif," tutup Hinca.

Penulis: Alfian Zainal

Anjing Milik Korban Pembunuhan di Bekasi Tak Mau Makan dan Menangis, Pakar: Bisa jadi Saksi

Berita Populer