Kanal

Bahayakan Jiwa, Simak 4 Tips Cegah Penyakit Malaria

- TRIBUNBATAM/MONA ANDRIANI

PENYAKIT Malaria, cukup banyak diderita oleh masyarakat di Kepri. Malaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit yang ditularkan dari gigitan nyamuk yang terinfeksi. Parasit yang terinfeksi tersebut merupakan plasmodium.

"Penyakit infeksi, masuknya bisa karena kuman jamur yang menimbulkan reaksi tubuh. Penyebanya dari parasit (plasmodium) cara penularannya dari gigitan nyamuk (anopheles betina)," kata dr Anna Maria, dokter umum Rumah Sakit Awal Bros Batam.

Ia mengatakan, gejala Malaria antara lain sakit kepala, mual, muntah, badan lemes, dan sakit di bagian otot. Jika terkena gigit nyamuk yang terinfeksi, biasanya gejala akan timbul 10 sampai 15 hari.

"Jika dua hari demam disebut malaria tertiana karena plasmodium vivax dan plasmodium ovale. Kemudian jika tiap hari demam namanya malaria kuartana disebabkan plasmodium malarie. Dan palung berat malaria tropika demamnya tidak beraturan penyebabnya falciparum," ujarnya.

Penyakit malaria bisa membuat penderitanya meninggal jika terlambat ditangani. Mulai akibat infeksi otak, kejang-kejang hingga tidak sadarkan diri.

Siklus timbulnya Malaria dimulai dari plasmodium yang terdapat dalam air liur nyamuk. Kemudian masuk ke dalam darah manusia pada saat nyamuk menggigit. Dari dalam darah kemudian ke hati dan berubah menjadi plasmodium dewasa atau merozoit yang berkembang biak lalu kembali masuk ke dalam darah.

Seseorang yang didiagnosa Malaria perlu melalui pemeriksaan darah. Karena hanya bisa dilihat dari mikrosop apakah terdapat plasmodium atau bisa pemeriksaan immunochromatographic test (ICT) malaria.

"Kalau ada keluhan demam, kemudian setelah dua hari membaik periksa aja ke dokter. Apalagi dari habis dari daerah endemis. Batam juga termasuk daerah endemis," jelasnya.

Untuk penyembuhannya tergantung dari pemeriksaan dari mikrosop atau ICT malaria. Karena dari hasil pemeriksaan tersebut barulah ditentukan jenis obatnya.

Penyakit malaria pernah dialami Melly Syahpiani. Wanita yang baru saja lulus SMA ini mengaku pernah terserang Malaria sampai dirawat di rumah sakit. Meski sudah sembuh, namun Melly akan tetap merasa panik saat gejala penyakit timbul karena takut akan terserang kembali.

"Biasanya badan kita panas banget, terus sampai keluar bintik-bintik merah. Bahkan saya sampai muntah-muntah. Dan itu udah lama, sekarang alhamdulillah udah nggak pernah lagi," katanya.

Tidak hanya Melly, tetapi hal sama juga pernah dirasakan oleh Ollyn NG, wanita yang bekerja sebagai marketing freelance ini merasakan sakit malaria yang tingkat panasnya cukup tinggi, bahkan ia mengatakan sampai kedua bola matanya melihat ke atas.

"Mama cerita waktu saya sakit Malaria, mata saya udah kayak mata orang udah mau meninggal. Tetapi semenjak menjalani pengobatan secara tradisional, sekarang sudah tidak pernah sakit malaria lagi," katanya.

Nah guys, mengingat bahaya penyakit Malaria bisa sampai merenggut jiwa, sebaiknya kita lebih aware dan perhatian pada kesehatan tubuh kita. Perhatikan 'alarm' tubuh apalagi jika ada yang terasa nggak beres segera lakukan pengobatan. (*)

TIPS
Mencegah Serangan Malaria
1. Usahakan menutup semua tempat penampungan air
2. Rajin kuras tempat penampungan air, termasuk air kolam renang jika punya
3. Hindari nyamuk saat tidur dengan menggunakan obat nyamuk, kelambu, dan lotionnya
4. Cek ke dokter jika demam lebih dari tiga hari. (*)

Penulis: Andriani Mona
Editor: Tri Indaryani

Satu Keluarga di Bekasi Tewas, Tetangga Dengar Korban Telepon Bahas Uang dan Mobil dengan Nada Keras

Berita Populer