Kanal

Najib Razak Terguling, Saham-saham Perusahaan Kroni dan Simpatisannya Berguguran

Direktur Eksekutif Air Asia Tony Fernandes bersama Najib Razak. - facebook

TRIBUNBATAM.id, KUALA LUMPUR - Para investor di bursa Kuala Lumpur, menjual saham-saham perusahaan yang memiliki keterkaitan dengan mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak yang digulingkan dalam Pemilu, Rabu pekan lalu.

Kuala Lumpur Stock Exchange (KLSE) membuka perdagangan, Senin (14/5/2018) setelah tutup selama dua hari, sejak Kamis lalu.

Sejumlah saham langsung mengalami sentimen negatif, terutama saham-saham perusahaan yang mendukung program ekonomi Najib.

Sentimen negatif itu dipicu oleh sikap PM terpilih, Mahathir Mohamad, yang membuka kembali skandal korupsi 1MDB yang menyeret nama Najib.

Apalagi, setelah dilantik, Dr M langsung memerintahkan pencekalan terhadap Najib ke luar negeri.

Akibatnya, Najib Razak dan istri yang hendak berlibut ke Jakarta batal. Najib dituding hendak melarikan diri meskipun dibantahnya.

Salah satu saham yang terjungkal adalah AirAsia Group Bhd yang turun 10 persen karena pemiliknya, Tony Fernandes, mendukung Najib selama kampanye.

Tony sendiri, Senin, meminta maaf kepada masyarakat Malaysia karena keberpihakannya itu, namun koalisi oposisi Pakatan Harapan yang memenangkan Pemilu meminta masyarakat tidak menghujat Tony.

Sebab, mereka percaya, Tony di bawah tekanan saat mengungkapkan dukungan terhadap Najib.

Tony memnyatakan dukungan secara jelas kepada Najib setelah mengecat pesawatnya dengan warna dan logo bertema Barisan Nasional.

Halaman
123
Penulis: Alfian Zainal

Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya

Berita Populer