Kanal

Kecanduan Warnet Tapi Tak Ada Uang, Pria di Sagulung Ini Nekat Curi Kotak Infak di Masjid

SM (50) pelaku pencabulan terhadap bocah 10 tahun diborgol di Polsek Bengkong, Selasa (12/9/2017) - TRIBUNBATAM/EKO SETIAWAN

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tidak ada uang untuk bermain game online di warnet Dr (37) nekat melakukan pencurian kotak infak di mesjid Babu Salam, Sabtu (26/5/2018) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.

Di depan pewarta, Selasa (29/5) Dr mengatakan dirinya nekat melakukan pencurian kotak infak di mesjid karena sudah tidak bekerja dan sudah kecanduan main warnet.

"Biasanya saya main game di warnet Pendawa Batuaji,"katanya.

Baca: Nasib Jorge Lorenzo Ditentukan Usai GP Italia. Bos Ducati: Saya Pikir Tak Ada Gunanya untuk Terus

Baca: Terungkap! 7 Takhayul Masih Dipercaya Keluarga Kerajaan Inggris hingga Kini! Nomor 4 Mengejutkan!

Baca: Bus Barumun Masuk Jurang di Tepi Jalan Tol Medan-Tebing. Ada Penumpang Tewas, 10 Orang Luka

Dr mengaku sudah melakukan pencurian kontak infak itu sebanyak tiga kali.

"Pertama di daerah Putri hijau, setelah itu di Sagulung Kota, ini yang ketiga kalinya, langsung ketangkap,"kata Dr.

Dua kali pencurian yang dilakukannya , Dr mengaku tidak banyak uang yang didapatkannya.

"Kalau yang di Putri Tujuh uang yang saya dapatkan hanya Rp 52 ribu, kalau di Sagulung Kota hanya Rp 30 ribu,ini yang terakhir belum dapat uangnya sudah ditangkap warga," kata Dr.

Sembari duduk di Polsek Sagulung dengan wajah masih bengkak dan lebam Dr mengakui dirinya melakukan pencurian karena tidak memiliki uang.

"Sudah lama tidak bekerja, di Batam tinggal sama ayah tiri, uang tidak ada jadi mau gimana lagi,"kata Dr.

Dia mengakui selama ini kerjanya hanya nongkrong di Warnet.

Halaman
12
Penulis: Ian Pertanian
Editor: nandarson

5 ABG Digerebek Hendak Gelar Pesta Seks di Makassar, 3 Gadis Masih di Bawah Umur

Berita Populer