Kanal

Angin Kencang Melanda Anambas, Enam Rumah Warga Dilaporkan Rusak! Begini Kondisinya!

Foto warga berjibaku melakukan evakuasi di salahsatu rumah yang mengalami kerusakan paling parah akibat diterjang angin kencang - Istimewa

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS-Enam rumah warga yang ada di atas laut terdata mengalami kerusakan akibat dihantam angin kencang pada Senin (18/6/2018) kemarin.

Ekodesi, Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas mengatakan, dari data sementara yang diperoleh tersebut, dua rumah mengalami kondisi rusak berat serta empat rumah lainnya mengalami kondisi rusak ringan.

Baca: Inilah 5 Fakta Kapal Penumpang Tenggelam di Danau Toba, Semua Berawal dari Tali Kemudi Putus!

Baca: Viral Medsos! 2 Tahun Kerja Keras Di Taiwan, Pasangan Rombak Rumah Sederhananya Jadi Mewah!

Baca: Jangan Panik! Penyakit Asam Urat Dapat Diatasi Pakai 3 Ramuan Alami! Ini Rahasia Membuatnya!

Baca: Inilah Hymne Pasukan Elite Kopassus yang Bikin Bulu Kuduk Merinding, Begini Liriknya!

"Data sementara, ada enam rumah yang mengalami kerusakan," ujarnya Selasa (19/6/018). Ia menjelaskan, masyarakat terlebih dahulu gotong royong melakukan evakuasi sebelum anggota dari Bakesbang,

Dinas sosial serta kecamatan datang ke lokasi di Dusun Tanjung Empat RT 14 RW 04 Desa Ladan Kecamatan Palmatak. Warga membantu mengangkat barang dari pemili rumah yang jatuh ke laut.

Pemberian bantuan berupa kebutuhan pokok untuk korban pun, diakuinya telah diberikan kepada keluarga yang kondisi rumahnya mengalami kerusakan paling parah.

Pemberian sembako itu pun, diakuinya untuk memenuhi kebutuhan selama satu minggu kedepan setelah melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk unsur terkait di wilayah itu.

"Untuk korban jiwa Alhamdulillah tidak ada. Untuk pemberian bantuan sembako diberikan kepada satu keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan paling parah.

Untuk satu rumah lagi yang sama-sama mengalami kondisi rusak berat, rumah tersebut belum dihuni oleh pemiliknya serta masih dalam tahap pembangunan. Pihak kecamatan saat ini sedang menghitung kerugian material paska musibah ini untuk selanjutnya disampaikan kepada Bupati," ungkapnya.

‎Dua rumah berbahan kayu milik milik Syahroni dan rumah milik M. Nasir, diketahui mengalami kerusakan paling parah. Kepala Desa Ladan Abdul Hayan yang dihubungi mengatakan, ‎

saat musibah terjadi Syahroni yang berumur 33 tahun serta memiliki tiga orang anak tersebut tidak berada di rumah. Adapun rumah milik M. Nasir yang mengalami kerusakan belum ditempati karena bangunan rumah yang belum berdinding.

Foto warga berjibaku melakukan evakuasi di salahsatu rumah yang mengalami kerusakan paling parah akibat diterjang angin kencang (Istimewa)

Rumah yang mengalami kerusakan pun, diakuinya ‎terbilang baru. Proses pendataan dan evakuasi pun menurutnya telah dilakukan bersama instansi terkait yang dibantu oleh warga.

"Iya, sejauh ini ada dua buah rumah di RT 14 RW 04. Untuk korban jiwa Alhamdulillah tidak ada," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon. "Rumah milik pak Nasir baru juga didirikan. Belum didinding sudah habis porak poranda," ungkapnya saat dihubungi kemarin.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak memprediksi, kecepatan angin di perairan Kabupaten Kepulauan Anambas mencapai enam sampai 15 knots dengan arah Tenggara ke Barat Daya. Adapun tinggi gelombang diprediksi mencapai 0,1 sampai 0,8 meter. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah

Gubernur Tampar Suporter PSMS Medan hingga Videonya Viral, Beri Penjelasan di Instagram

Berita Populer