Kanal

Utang Indonesia di Era Jokowi Naik 48 Persen, Perlukah Khawatir?

ilustrasi Utang - acumon.net.au

Oleh: Tommy Soesmanto dan Yenny Tjoe

KENAIKAN utang pemerintah Indonesia menjadi topik panas menjelang Pemilihan Umum 2019.

Pemerintah pusat mengalami kenaikan utang sebanyak 48 persen (atau hampir dua kali lipat dari pemerintahan sebelumnya) semenjak Presiden Joko "Jokowi" Widodo memulai pemerintahannya pada 2014.

Prabowo Subianto, lawan politik Jokowi, menyatakan bahwa dalam kondisi utang yang terus bertambah, Indonesia akan bubar pada tahun 2030.

Jokowi dalam hal ini beranggapan bahwa klaim Prabowo mengandung pesimisme yang berlebihan.

Di dalam artikel ini kami memberikan elaborasi dan analisis objektif mengenai situasi utang pemerintah.

Tulisan ini diharapkan akan membantu menjawab kekhawatiran masyarakat tentang prospek ekonomi Indonesia di masa mendatang.

Pinjam lagi, pinjam lagi Utang negara yang berlebihan membawa Yunani ke krisis ekonomi pada 2017.

Pengalaman ini pelajaran berharga bagi bangsa lain untuk mengevaluasi strategi pengelolaan utang negara.

Mungkin ini yang menjadi dasar kekhawatiran Prabowo bahwa Indonesia akan terjerumus dalam krisis yang sama.

Halaman
1234
Editor: Sri Murni
Sumber: Kompas.com

Video Detik-detik King Kobra Ditangkap Kurir JNE di Perumahan, Warga Mengaku Lihat Ada 6 Ekor Ular

Berita Populer