Kanal

Bawang dan Gula Rawan Diselundupkan ke Tanjungpinang, Ini Tiga Negara Pemasoknya

Suasana rakor karantina di Tanjungpinang, Selasa (17/7/2018) - tribunbatam/thom limahekin

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG-Banyak komoditas pangan yang masuk ke Kepri khususnya Tanjungpinang secara tidak resmi selama ini.

Kabid Kepatuhan Perkarantinaan yang mewakili Kapus KKIP Barantan, Guntur mendata beberapa komoditas yang paling sering diselundupkan melalui daerah-daerah di Kepri.

"Ada beberapa komoditas pangan yang kami data sering masuk ke daerah-daerah di Indonesia melalui Kepri. Misalnya, bawang, gula, beras, buah-buahan, telur dan lain-lain," ungkap Guntur

kepada awak media usai menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Sinergitas Pengawas Penindakan Perkarantinaan di CK Hotel Tanjungpinang, Selasa (17/7/2018) siang.

Baca: Polresta Barelang Mendadak Batalkan Ekspos Kasus SMPN 10 Batam, Ini Alasan Kapolresta!

Baca: Inilah Kisah Mata Hari, Mata-mata Cantik Keturunan Jawa yang Mengguncang Eropa!

Baca: Penerimaan CPNS 2018! Dibanding Tahun Lalu, Inilah Empat Hal Baru Seleksi CPNS Tahun Ini

Baca: Inilah Kisah Rumah Sederhana di Balik Prestasi Zohri, Juara Dunia Lari 100 Meter

Guntur mengakui, komoditas-komoditas tersebut diselundupkan dari beberapa negara tetangga. Tiga negara utama pemasok semua komoditas itu adalah Singapura, Malaysia dan Thailand.

Barang-barang begitu mudah masuk melalui Kepri karena pengawasan belum berjalan secara optimal.

Guntur sendiri pun mengakui selama ini Balai Karantina belum berbuat banyak dalam pengawasan, pencegahan dan penindakan terhadap komoditas pangan yang ilegal.

"Rakor ini bertujuan untuk mengoptimalkan dan meningkatkan koordinasi dengan semua pihak di Kepri terutama di Batam, Karimun dan Bintan yang merupakan daerah yang rawan penyelundupan," tegas Guntur.

karantina (tribunbatam/thom limahekin)

Kepala Karantina Pertanian Tanjungpinang, Donni Muksydayan membenarkan Kepri termasuk daerah katagori zona rawan satu penyelundupan komoditas pertanian. Kerawanan tersebut sudah ditandai secara nasional.

Menurut Donni, ada beberapa penyebab penyelundupan komoditas pertanian itu. Misalnya, jumlah tempat pemasukan maupun pengeluaran yang terus bertambah,

Halaman
12
Penulis: Thom Limahekin
Editor: Agoes Sumarwah

Warga Gerebek Guru Honorer Asal Madura yang Cabuli Siswi SMP di Dalam Mobil, Awal Kenalan di Medsos

Berita Populer