Kanal

Antisipasi Kampanye Hitam Jelang Pemilu Legislatif 2019, Polda Kepri Patroli di Media Sosial

Ilustrasi - kesbangpol.kemendagri.go.id

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Jelang Pemilihan Legislatif (Pileg) di Provinsi Kepulauan Riau, Polda Kepri gencar meningkatkan pemantauan keamanan, khususnya di media-media sosial.

Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi terbentuknya kampanye terselubung atau kampanye hitam.

Kampanye hitam (black campaign) telah menjadi senjata pemusnah para tim sukses mendekati masa pemilihan dan lebih intens menjelang masa akhir pemilihan.

Baca: Bertubuh Pendek Tapi Kaki Tetap Terlihat Jenjang. Ingin Tahu Rahasianya?

Baca: Hasil dan Klasemen Liga 1 Pekan ke-17, Setelah Barito Putera Tahan Imbang Persib Bandung

Baca: Pejabat World Bank Aakansha Pande Dikabarkan Tewas Tenggelam di Pantai Seminyak Bali

Taktik ini sering muncul dengan tujuan mengalahkan lawan dan mempengaruhi pemilih di bilik suara.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Erlangga mengatakan, secara umum bentuk kampanye hitam berpotensi menyebar keburukan dan kejelekan seorang politikus lain dengan tujuan menjatuhkan nama baik seseorang.

"Upaya menghalalkan segala cara yang melandasi dipilihnya bentuk kampanye hitam menunjukkan masih buruknya moral dan keimanan seorang politikus yang melakukan hal tersebut. Ini yang kita antisipasi," kata Erlangga, Minggu (22/7).

Menurut Dia, eforia demokrasi di era reformasi seperti ini tidak lantas mengubah politikus-politikus sebagai setan politik dan dunia politik sebagai sarang penjahat.

Erlangga menuturkan, menghadapi segala kerawanan dan ancaman selama Pemilihan Umum Legislatif di Provinsi Kepulauan Riau, Polda Kepri sudah membentuk Satgas.

Salah satunya satgas Black Campaign yang akan memberikan sosialisasi kepada pengguna media sosial agar bijak dalam bermedia sosial dan netral serta turut mengawasi segala upaya yang merusak atau mempertanyakan reputasi seseorang dengan mengeluarkan propaganda Negatif.

Dalam pengelolaan manajemen media, khususnya di media sosial, Erlangga mengimbau seluruh elemen masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial.

Halaman
12
Penulis: Efendi Wardoyo
Editor: nandarson

Aldi Novel Adilang Hanyut hingga ke Jepang: Saya Hanya Berdoa, dan Hiu Itu Pergi

Berita Populer