Kanal

Antisipasi Kampanye Hitam Jelang Pemilu Legislatif 2019, Polda Kepri Patroli di Media Sosial

Ilustrasi - kesbangpol.kemendagri.go.id

"Sejak gelaran Pilwako 2018, Patroli cyber Polda Kepri akan terus berselancar di dunia maya untuk meminimalisir ujaran kebencian dan berita-berita hoax. Nah ini juga akan terus kita tingkatkan jelang Pileg," ujar Erlangga.

Adapun dalam menyikapi berita hoax, SARA, ujaran kebencian yang bisa menimbulkan perpecahan, baik antar umat beragama, maupun antar masyarakat.

Erlangga mengatakan, Mabes Polri melalui biro multimedia divisi Humas Polri, Direktorat Cyber Patrol, dan Direktorat khusus, Polda Kepri dan jajaran sudah membentuk Subdit Multimedia yang ditangani langsung oleh Subdit II Ditreskrimsus Polda Kepri.

"Negara demokrasi bukan berarti sebebas-bebasnya, tugas dari Cyber Patrol mengawasi media sosial. Ini yang akan menjadi prioritas," ujarnya.

Ia menegaskan, sistem Subdit Multimedia Polda Kepri siap membekuk, melacak dan mendeteksi pengguna media sosial yang terlibat unsur UU ITE.

"Jangan bilang kalau menggunakan medsos anonim atau nama samaran akan aman menyebarkan hoax, pasti akan terdeteksi," katanya. (egw)

Penulis: Efendi Wardoyo
Editor: nandarson

Pengakuan Wanita Penabrak Anggota Polisi usai Terobos Rombongan Presiden Jokowi

Berita Populer