Kanal

KPU Kota Batam Umumkan Jumlah Pemilih Sementara. Terbanyak di Kecamatan Sagulung. Ini Daftarnya

Rapat Pleno di KPU Kota Batam, Minggu (22/7/2018) - TRIBUNBATAM/ENDRA KAPUTRA

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kita menetapkan rekapitulasi daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) dalam rapat pleno terbuka, Minggu (22/7/2018).

Dalam rapat itu ditetapkan jumlah pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) sebanyak 642.730 pemilih.

Rapat Pleno ini dihadiri keterwakilan dari masing-masing partai peserta pemilu, Panwas tiap kecamatan, PPK, serta tampak hadir pula Kadis Disdukcapil Kota Batam, serta perwakilan kepolisian Batam Kota.

Baca: Fenoma Suami-istri Jadi Caleg di Kepri. Ini Pandangan Pengamat Politik Tanjungpinang

Baca: Gerhana Bulan Total Blood Moon 28 Juli - Blood Moon Bisa Berpengaruh pada 3 Zodiak Ini?

Baca: Asian Games 2018 - TC di Bali, Luis Milla Panggil 24 Pemain. Ada Evan Dimas dan Ezra Walian

Ketua KPU Batam, Syahrul Huda mengatakan, sesuai tahapan pemilu serentak 2019, tanggal 22 Juli adalah penetapan DPSHP.

"Sebab tahapan sebelumya, penetapan DPSHP tanggal 20 Juli tingkat PPS, dan tanggal 21 Juli tingkat PPK, nah ini jadwal penetapan di tingkat KPU Kabupaten/Kota," katanya saat membuka rapat pleno di Hotel Harris, Batam Center.

Ia mengatakan, ada jeda waktu setelah tahapan DPSHP menuju Daftar Pemilih Tetap (DPT) yakni sampai 12 Agustus 2018.

"Jika nanti ada masyarakat yang belum masuk dalam DPSHP, mohon melaporkan ke kami," ucapnya.

Selanjutnya, sambung Syahrul sesuai PKPU nomot 11 pasal 9 ayat 1,2, dan 3.  

Jika masyarakat yang tidak memilki KTP elektronik, dan sampai batas waktu yang ditentukan belum memiliki keterangan, belum melakukan perekaman, maka sementara waktu akan dikeluarkan dari data pemilih.

"Kita sudah berkoordinasi dengan Disdik Capil, untuk melakukan cross check apakah dari data yang kami terima sebanyak 1.096 nama tidak punya KTP Elektronik. Disdukcapil akan melakukan pemeriksaan, penelitian, agar memastikan apakah memang belum , atau sudah melakukan perekaman," katanya.

Halaman
123
Penulis: Endra Kaputra
Editor: nandarson

Dijual untuk 'Nikah Bayaran' ke Cina, 11 Wanita Indonesia Disiksa Bak Hewan, Hukum Hambat Kepulangan

Berita Populer