Kanal

BREAKINGNEWS: Dugaan Perampokan di Mitra Raya, Polisi Tembak Pelaku di Plafon Rumah

Terduga pelaku perampokan di Batam diborgol, Selasa (24/7/2018) - TRIBUNBATAM/EKO SETIAWAN

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Pelaku perampokan berinisal JS harus menjalani perawatan intensif di RS Elizabeth Batam Center setelah sebutir timah panas bersarang di punggungnya, Senin (23/7/2018) malam.

Polisi menembak JS setelah menolak turun dari atas loteng saat polisi hendak meringkusnya dalam kasus dugaan perampokan atau curas. Informasi yang dihimpun Tribun di lapangan,

kejadian bermula sewaktu anggota Bhabibkamtibmas Polsek Batam Kota mendapatkan informasi adanya perampokan di Mitra Raya, Batam Center. Kemudian informasi diteruskan ke Polsek Batam Kota.

Baca: Terungkap! Inilah Senjata Andalan Kopassus Lumpuhkan Pasukan Khusus Amerika: Durian!

Baca: Tolak Pakai Rompi Antipeluru, Begini Perintah Soeharto ke Pengawalnya saat ke Bosnia

Baca: Simak! Inilah Kumpulan Lengkap Contoh Soal Tes CPNS 2018, Unduh dan Baca Syarat-syaratnya

Baca: Inilah Kisah Mata Hari, Mata-mata Cantik Keturunan Jawa yang Mengguncang Eropa!

Kapolsek Batam Kota Kompol Firdaus meminta anggota patroli mendatangi lokasi dan ternyata benar. Setiba di lokasi sudah banyak warga berkumpul di depan rumah korban, Hendri namun tak ada yang berani masuk lantaran pelaku mematikan lampu rumah.

Brigadir M Fajri, anggota Unit Patroli Polsek Batam Kota kemudian nekat menerobos masuk ke rumah Hendri yang dalam kondisi gelap gulita. Ia mencari-cari keberadaan Hendri.

Dalam keadaan gelap, Hendri sudah ditemukan dalam kondisi diikat dan berumuran darah. Namun saat itu tidak ada pelaku. Fajri yang penasaran memcoba mencari pelaku di dalam rumah dengan senjata yang sudah ia siapkan.

Pria berinisial JS yang diduga melakukan aksi curas di Perumahan Mitra Raya, Senin (23/7/2018) saat dirawat di RS Elizabeth Batam (tribunbatam/eko setiawan)

Sesampai di kamar mandi, Fajri menemukan sebuah tangga. Tangga tersebut menuju plafon rumah. Curiga dengan hal itu, Fajri akhirnya naik ke atas dan mencari pelaku. Pelaku yang berada di atas plafon mengetahui gerak-gerik polisi yang naik ke atas plafon dan mencoba melawan.

Tidak ada pilihan lain malam itu, nyawa Brigadir Fajri juga menjadI taruhan. Sebuah tembakan dilepaskan dan mengenai punggung pelaku hingga terjatuh. Kemudian dilarikan ke RS Elizabeth Batam.

Kapolsek Batam Kota Kompol Firdaus mengatakan pelaku malam itu berjumlah dua orang. Hanya satu saja yang ditangkap oleh polisi.

"Satu orang lagi kita masih cari dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Saat ini pelaku dalam keadaan kritis," sebutnya. (*)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Agoes Sumarwah

5 ABG Digerebek Hendak Gelar Pesta Seks di Makassar, 3 Gadis Masih di Bawah Umur

Berita Populer