Kanal

Motor Hilang, Terlacak di Parkiran PT MOS Karimun Menggunakan Plat Nomor Palsu

Polisi dan sekuriti PT MOS mengamankan seorang karyawan yang menggunakan sepeda motor hasil curian, Selasa (24/7/2018) sore. -

Laporan Tribunnews Batam, Elhadif Putra

BATAM.TRIBUNNEWS.id, KARIMUN - Seorang pria berinisial So diamankan oleh polisi dan sekuriti PT MOS di pintu gerbang perusahaan tersebut di Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Selasa (24/7/2018) sore.

Pria tersebut diduga terlibat kasus pencurian satu unit kendaraan sepeda motor Honda Beat milik warga Perumahan Balai Garden, Kelurahan Kapling, Kabupaten Karimun, Minggu sore.

Ketua RW 04 Kelurahan Tebing yang juga personel Sabhara Polres Karimun, Brigadir OM Kennedi yang ikut menangkap tersangka menjelaskan, So diamankan setelah korban melihat sepeda motornya yang dicuri pada Minggu malam tersebut.

"Tadi ada warga saya melapor telah melihat dan mengenali motor seperti yang dicuri hari Minggu kemarin. Warga itu melihat pengendara tersebut menggunakan helm kuning milik karyawan PT KMS," kata Kennedi.

Selanjutnya, Kennedi dan warga serta didampingi beberapa anggota Sat Sabhara Polres Karimun mendatangi PT KMS.

Namun setelah diperiksa, sepeda motor yang dicari tidak ditemukan.

"Sekuriti PT KMS bilang, coba cek ke PT MOS, karena karyawan PT MOS sering pakai helm milik karyawan PT KMS," ujarnya.

Ternyata yang disampaikan oleh sekuriti itu benar.

Sepeda motor yang dicurigai ditemukan di parkiran PT MOS.

Setelah dicek, nomor mesin sepeda motor Honda Beat putih biru tersebut cocok dengan STNK milik korban. Namun pelaku telah mengganti plat nomornya.

"Kita tunggu hingga karyawan pulang kerja. Saat dia keluar lingkungan perusahaan, langsung kita amankan. Awalnya dia tidak mengaku sehingga kita langsung serahkan ke Polres," terang Kennedi.

Belum diketahui, apakah pria yang diamankan adalah pelaku pencurian atau hanya sebagai pemakai saja. 

Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Luluk Febyantara yang dikonfirmasi melalui ponselnya mengatakan, pihaknya tengah melakukan pengembangan terkait penangkapan tersebut.

"Masih kita kembangkan," ujar Lulik singkat. 

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Alfian Zainal

Dijual untuk 'Nikah Bayaran' ke Cina, 11 Wanita Indonesia Disiksa Bak Hewan, Hukum Hambat Kepulangan

Berita Populer